Pemkot Gorontalo
Pemkot Gorontalo Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Huangobotu, Beri Pangan dan Pakaian
Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo memberi bantuan korban kebakaran di Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Selasa (24/3/2026).
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BANTUAN-KEBAKARAN-Sekda-Kota-Gorontalo-Ismail-Madjid-menyerahkan.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pemkot Gorontalo menyalurkan bantuan darurat bagi korban kebakaran Huangobotu sebagai langkah awal pemulihan pascakehilangan tempat tinggal.
- Bantuan masih difokuskan pada kebutuhan dasar, sementara upaya pembangunan kembali rumah korban masih menunggu koordinasi lintas pihak, termasuk Baznas.
- Di tengah keterbatasan skema bantuan, pemerintah menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat karena kasus kebakaran di 2026 terus meningkat.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo memberi bantuan korban kebakaran di Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Selasa (24/3/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid, bersama sejumlah instansi terkait sebagai bentuk respon cepat pemerintah terhadap musibah yang terjadi sehari sebelumnya.
Ismail Madjid mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan hasil kolaborasi sejumlah pihak terkait.
“Alhamdulillah hari ini pemerintah Kota Gorontalo turun bersama beberapa pihak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan masih bersifat jangka pendek, dengan tujuan utama membantu kebutuhan dasar para korban pasca kehilangan tempat tinggal.
“Bantuan ini sifatnya sementara dulu, jangka pendek. Paling tidak ada kepedulian dari pemerintah untuk membantu mereka bertahan di kondisi saat ini,” katanya.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa bahan pangan seperti beras dan makanan siap konsumsi, serta perlengkapan rumah tangga dasar.
Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan peralatan seperti kompor, pakaian layak pakai, hingga kebutuhan lainnya melalui Dinas Sosial.
“Termasuk juga pakaian, kemudian kebutuhan dasar lainnya. Itu semua untuk membantu aktivitas sehari-hari mereka,” jelasnya.
Tidak hanya itu, perhatian juga diberikan kepada anak-anak korban kebakaran yang masih bersekolah.
Pemerintah melalui Dinas Sosial akan membantu penyediaan seragam sekolah.
“Untuk anak-anak yang masih sekolah, nanti akan dibantu seragamnya. Ini penting supaya mereka tetap bisa bersekolah seperti biasa,” ujar Ismail.
Baca juga: Saat Pusat Baru Siapkan WFH, Gorontalo Klaim Sudah Lebih Dulu Terapkan WFA
Meski bantuan telah disalurkan, Ismail menegaskan bahwa bantuan tersebut belum mampu sepenuhnya memulihkan kondisi para korban, khususnya dalam hal pembangunan kembali rumah yang terbakar.
Menurutnya, pemerintah masih akan terus berupaya mencari solusi melalui koordinasi lintas pihak, termasuk Baznas dan pemerintah provinsi.