Berita Nasional

10 Jurusan Kini Kehilangan Daya Saing di Pasar Kerja, Berikut Daftarnya

Kini, sejumlah penelitian dari para pakar Harvard dan ekonom ternama menegaskan bahwa nilai ekonomi dari banyak gelar sarjana tengah menurun tajam.

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
MAHASISWA -- Sebanyak 10 jurusan diduga kehilangan daya tariknya. 
Ringkasan Berita:
  • Penelitian terbaru dari ekonom Harvard, David J. Deming dan Kadeem Noray, mengungkap bahwa banyak gelar kuliah kini kehilangan nilai ekonomi di pasar kerja modern. 
  • 10 jurusan disebut mengalami penurunan nilai, termasuk administrasi bisnis, ilmu komputer, teknik mesin, akuntansi, biokimia, psikologi, humaniora, sosiologi, sejarah, dan filsafat.
  • Gempat tahun tidak lagi menjadi jaminan sukses atau pendapatan tinggi, kecuali disertai dengan kemampuan beradaptasi dan pembelajaran berkelanjutan.

 

TRIBUNGORONTALO -- Kekhawatiran mahasiswa terhadap masa depan karier setelah lulus kuliah semakin meningkat.

Kini, sejumlah penelitian dari para pakar Harvard dan ekonom ternama menegaskan bahwa nilai ekonomi dari banyak gelar sarjana tengah menurun tajam.

Penurunan tajam terutama di era ketika keterampilan cepat usang dan otomatisasi mengambil alih banyak pekerjaan.

Dua ekonom tenaga kerja Harvard, David J Deming dan Kadeem Noray, mengungkapkan hasil riset besar mereka pada 2020 tentang “gelar yang kehilangan nilai pasar”.

Hasilnya mengejutkan, jurusan-jurusan yang dulu dianggap bergengsi dan bernilai tinggi seperti bisnis, teknik, dan ilmu komputer kini tak lagi menjanjikan keuntungan finansial jangka panjang.

Baca juga: Bukan Fenomena El Nino, Ini Penyebab Peningkatan Curah Hujan di Gorontalo Menurut BMKG

“Keunggulan pendapatan bagi lulusan jurusan yang padat teknologi menurun dengan cepat seiring waktu karena pekerjaan di bidang itu berubah sangat cepat,” tulis Deming dan Noray dalam laporan mereka.

Mereka menambahkan, lulusan jurusan teknologi memang memperoleh gaji tinggi di awal karier, namun keuntungan itu cepat hilang jika mereka tidak terus belajar atau beradaptasi dengan keterampilan baru.

Dalam kata lain, gelar empat tahun tak lagi menjadi jaminan pekerjaan seumur hidup dan gaji besar tanpa pengembangan diri yang berkelanjutan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa nilai gelar kini sangat tergantung pada kemampuan seseorang untuk beradaptasi dengan perubahan teknologi dan pasar kerja.

Tanpa peningkatan keterampilan berkelanjutan, bahkan lulusan jurusan bergengsi pun bisa kehilangan daya saing.

Daftar 10 Gelar Kuliah yang Kian Kehilangan Nilai

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa otomatisasi dan cepatnya usangnya keterampilan membuat banyak gelar kehilangan nilai, termasuk di bidang komputer dan teknik.

Tanpa upskilling atau peningkatan keterampilan atau spesialisasi tambahan, jurusan-jurusan berikut ini semakin kurang diminati di pasar kerja modern:

1.Administrasi Bisnis (termasuk MBA)

Pasar sudah jenuh, preferensi rekrutmen berubah, dan imbal hasil jangka panjang menurun.

2.Ilmu Komputer

Keterampilan teknis cepat usang; butuh pembaruan konstan agar tetap relevan.

3.Teknik Mesin

Terdampak otomatisasi dan tren manufaktur luar negeri.

4.Akuntansi

Tugas audit dan pembukuan kini banyak diambil alih AI, peluang kerja jangka panjang menurun.

5.Biokimia

Fokus akademis sempit dan peluang kerja terbatas tanpa studi lanjut di bidang medis atau riset khusus.

6.Psikologi (S1)

Jalur karier terbatas; memerlukan pendidikan lanjut (S2/S3) untuk imbal hasil signifikan.

7.Bahasa Inggris & Humaniora

Penurunan jumlah mahasiswa dan ketidakpastian karier mencerminkan rendahnya nilai pasar.

8.Sosiologi & Ilmu Sosial

Tantangan dalam menemukan pekerjaan yang relevan langsung dengan jurusan.

9.Sejarah

Gaji pertengahan karier lebih rendah dibanding jurusan teknis atau vokasional.

10.Filsafat

Kemampuan berpikir kritis tinggi, namun kurang diterjemahkan ke dalam profesi bergaji tinggi tanpa pelatihan tambahan.

Riset Harvard ini menjadi peringatan keras bagi dunia pendidikan dan generasi muda: gelar saja tidak cukup.

Di tengah revolusi teknologi dan perubahan industri yang cepat, kemampuan beradaptasi dan pembelajaran seumur hidup menjadi kunci utama untuk menjaga nilai karier seseorang.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 20 Februari 2026 (2 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:05
‘Ashr 15:21
Maghrib 18:08
‘Isya’ 19:17
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved