Berita Nasional
Polisi Dalami Kecelakaan Maut di Pangkep, Pengemudi Truk Ternyata Masih 19 Tahun
Kecelakaan maut di jalur Trans Sulawesi Pangkep menewaskan tiga orang satu keluarga. Minibus tertimpa truk kontainer, polisi masih dalam penyelidikan.
Ringkasan Berita:
- Tiga korban tewas, terdiri dari ayah dan dua anak di lokasi kejadian
- Minibus Toyota Agya tertimpa truk kontainer bermuatan beras
- Pengemudi truk berusia 19 tahun, kasus masih dalam penyelidikan polisi
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di ruas jalan poros Trans Sulawesi Barru–Pangkep, tepatnya di wilayah Desa Tamapura, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Rabu (4/2/2026) malam. Peristiwa tersebut merenggut nyawa tiga orang yang berada dalam satu keluarga.
Insiden nahas itu terjadi sekitar pukul 18.52 Wita, tepat di depan Puskesmas Mandalle.
Baca juga: Fakta Baru Kematian Mahasiswa Gorontalo Didik Pratama Karim, Kejanggalan Diungkap Penghuni Indekos
Sebuah mobil minibus Toyota Agya bernomor polisi DC 1471 GT yang membawa lima penumpang asal Mamuju, Sulawesi Barat, mengalami kerusakan parah setelah tertimpa truk kontainer bermuatan beras.
Truk Kontainer Dikemudikan Pemuda 19 Tahun
Truk kontainer dengan nomor polisi DP 8904 AP diketahui melaju dari arah Parepare menuju Kota Makassar.
Baca juga: Panduan SNBP 2026: Pahami Perbedaan Sertifikat Prestasi dan Portofolio
Kendaraan besar tersebut dikemudikan oleh seorang pemuda berinisial MAR (19), warga Kabupaten Takalar.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pangkep, Ipda Fadlan, menjelaskan bahwa akibat kecelakaan tersebut, tiga penumpang minibus dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Korban terdiri atas MA (35) selaku pengemudi sekaligus kepala keluarga, serta dua anaknya masing-masing berinisial NA (7) dan PS (5).
Baca juga: Identitas Mayat di Kos Gorontalo Terungkap, Diduga Meninggal Sehari Sebelumnya
“Sementara itu, istri korban berinisial M (30) serta seorang bayi mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat,” bebernya.
Kronologi Kejadian
Lebih lanjut, Ipda Fadlan menguraikan kronologi awal kecelakaan.
Saat itu, truk kontainer bergerak dari arah utara menuju selatan dan berada di lajur kanan.
Ketika melintas di lokasi kejadian, pengemudi truk berupaya menghindari sebuah kendaraan yang sedang terparkir di badan jalan sebelah kiri.
Baca juga: Nasabah Wajib Tahu! Ini Aturan Baru Saldo Minimum Tabungan Mandiri, BRI, dan BNI per Februari 2026
Pada saat bersamaan, mobil Toyota Agya yang dikemudikan MA juga berpindah ke lajur kanan dengan maksud mendahului kendaraan tersebut.
“Diduga karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi truk membanting setir ke kanan untuk menghindari tabrakan,” katanya.
Namun, manuver tersebut justru membuat truk kehilangan kendali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Truk-kontainer-bermuatan-beras-terguling-di-Desa-Tamapura-Mandalle-Pangkep.jpg)