Berita Viral

Kepsek SMAN 1 Cimarga Dicopot Gegara Tampar Siswa Merokok, 634 Murid Mogok Sekolah

kasus kini bergulir ke ranah hukum. Orang tua ILP telah melakukan pelaporan sang kepala sekolah ke pihak polisi atas dugaan kekerasan terhadap anak.

|
Editor: Minarti Mansombo
Kolase: Kanal YouTube KABAR WILAYAH dan Facebook Papah Zerouns
BERITA VIRAL -- Kepala sekolah Dini Fitria resmi dicopot dari jabatannya gegara menampar seorang siswa ILP (17) yang kedapatan merokok dilingkungan sekolah. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Dunia pendidikan kini dihebohkan dengan adanya insiden di SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten.

Diketahui kepala sekolah Dini Fitria resmi dicopot dari jabatannya gegara menampar seorang siswa ILP (17) yang kedapatan merokok dilingkungan sekolah.

Tak hanya pencopotan jabatan, kasus Dina kini bergulir ke ranah hukum. Dimana orang tua ILP telah melakukan pelaporan sang kepala sekolah ke pihak polisi atas dugaan kekerasan terhadap anak.

Selain itu, 634 murid kompak tidak masuk sekolah, Selasa (14/10/2025). Mereka merasa kesal dengan tindakan Dini yang sering berbuat kasar selama 3 tahun menjabat sebagai kepala sekolah. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi mengatakan, langkah ini diambil agar situasi di sekolah kembali kondusif.

"Supaya nanti clear, karena dari murid-murid sekolah SMA 1 Cimarga itu kan akhirnya jadi pada gak masuk sekolah karena kejadian itu," ujar Deden kepada wartawan di Pendopo Gubernur Banten, Serang, Selasa (14/10/2025), dilansir Kompas.com.

Saat ini, pihak-pihak yang mengetahui peristiwa tersebut sedang dimintai keterangan sebelum keputusan sanksi diambil.

Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami peristiwa yang sebenarnya.

Baca juga: Terkuak Alasan Menteri Purbaya Tolak Bayar Utang Kereta Cepat hingga Enggan Biayai Proyek Luhut

"Kalau memang kejadiannya seperti yang disampaikan oleh beberapa media bahwa terjadi tindak kekerasan dan sebagainya, ya sudah pasti tindakan hukum, kedisiplinan menunggu oknum-oknum tersebut," tegasnya.

Buntut dari kejadian itu, sebanyak 634 siswa mogok sekolah sebagai bentuk solidaritas kepada teman mereka yang ditampar kepala sekolah karena ketahuan merokok.

Ada 19 ruang kelas kosong tanpa kehadiran para siswa.

"Iya benar siswa mogok sekolah. Tapi kami tetap masuk karena ASN dan tetap bekerja," ujar Kepala SMA Negeri 1 Cimarga, Dini Fitria, Senin (13/10/2025), dilansir TribunBanten.com.

Dini mengaku sebelum terjadi mogok sekolah, ia sudah berkoordinasi dengan Wakil Kepala Sekolah untuk menginformasikan melalui grup WhatsApp.

"Kemarin juga saya koordinasi dengan Wakasek tolong share di grup. Ada grup di HP share. Tolong KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) jaga kondusif," terangnya.

Dini pun tak menampik aksi mogok sekolah itu buntut dari dirinya melakukan tindakan penganiayaan terhadap ILP.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 01 Maret 2026 (11 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:04
‘Ashr 15:16
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:15

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved