Berita Nasional
Kisah Pahit Alifah Futri: Dijebak Menikah, Dibawa ke Arab Saudi dan Jadi Korban Kekerasan
Pernikahan yang seharusnya jadi awal bahagia, justru berubah jadi jebakan pahit bagi Alifah Futri. Bagaimana kisahnya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Alifah-Futri.jpg)
"Aturan itu yang kemudian selama ini menjadi penghalang bagi korban untuk pulang kembali ke sini," kata Hendri Antoro.
Apabila rogatori tersebut diterima pengadilan Arab Saudi, maka Alifah bisa dipulangkan kembali ke Indonesia.
Meski saat ini belum bisa pulang, Hendri Antoro menegaskan, saat ini Alifah sudah berada di rumah aman atau safe house milik KBRI Riyadh.
Safe house di Arab Saudi adalah tempat aman yang disediakan pemerintah atau kedutaan untuk melindungi warga negara asing, khususnya korban kekerasan, penipuan, atau situasi darurat lainnya.
Fungsinya adalah sebagai lokasi sementara bagi korban untuk tinggal dengan aman, jauh dari pihak yang mengancam, sambil menunggu proses hukum, pemulangan ke negara asal, atau bantuan konsuler lainnya.
Safe house biasanya dilengkapi fasilitas dasar dan dijaga kerahasiaannya agar identitas dan keamanan penghuni tetap terjaga.
"Sejak Februari 2025 itu, sudah ada di safe house di KBRI di sana, sudah aman, alhamdulillah orang tuanya juga satu minggu sekali bisa menghubungi via telepon," ujar dia. (*)
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com
| Vlog di Rumah Duka Vidi Aldiano Tuai Kritik, Sule Akhirnya Minta Maaf dan Hapus Videonya |
|
|---|
| Ada 4 Simulator Berkuda di Markas Polisi Satwa Depok, Harga per Unit Rp1 Miliar |
|
|---|
| 252 Dapur MBG Ditutup Sementara Gara-gara Belum Penuhi Standar Sanitasi dalam 30 Hari |
|
|---|
| Nama Komisioner Ombudsman Muncul dalam Pengusutan Kasus Minyak Goreng |
|
|---|
| Presiden Prabowo Akui Perang Iran-Amerika Bisa Berdampak ke Indonesia, Ada Potensi Kenaikan Harga |
|
|---|