Kabar Artis

Lita Gading Kembali Serang dan Sindir Ahmad Dhani: Jangan Cuma Cari Cuan di DPR!

Di mana dalam video tersebut pentolan Band Dewa 19 itu blak-blakan soal jam kerjanya saat menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029

Editor: Minarti Mansombo
Wartawan GRID/Hana Futari dan Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana
KABAR ARTIS -- Dalam unggahan terbarunya di Instagram, Lita menyoroti pernyataan Ahmad Dhani soal jam kerja di DPR yang dinilainya tidak mencerminkan sikap wakil rakyat yang profesional 

"Kata Cinta Laura tuh, publik speaking-nya DPR itu minimal harus mumpuni, harus punya kredibilitas tidak seperti ini."

"Kalau ngomong blunder, kalau ngomong bermasalah, kalau ngomong nyakitin hati." 

"Semuanya menurut dia itu udah bener, yang paling hebat," tandasnya.

Tak sampai di situ saja, Lita Gading juga menyoroti Partai Gerindra yang mengusung Ahmad Dhani dan Mulan Jameela sebagai kadernya.

"Gerindra, Gerindra, kok bisa laki bini ada di partai Anda, coba dong kualitasnya," tukasnya.

Duduk Perkara Perseteruan Lita Gading dan Ahmad Dhani

Berawal dari unggahan Lita Gading di sosial medianya, sang psikolog membagikan konten yang menyinggung SA (14), putri Ahmad Dhani dan Mulan Jameela.

Konten tersebut dianggap oleh Dhani sebagai bentuk perundungan dan eksploitasi anak, serta pelanggaran UU Perlindungan Anak dan UU ITE.

Baca juga: Promo Alfamart & Indomaret 3 September 2025: Diskon Minyak Goreng hingga Belanja Hemat Produk Harian

Baca juga: RAP Ditangkap Usai Sebar Panduan Bom Molotov dan Koordinasi Distribusi Saat Demo

Perseteruan yang awalnya hanya saling serang di media sosial itu pun kini merembet ke ranah hukum.

Pada 10 Juli 2025, ayah musisi Al Ghazali itu melaporkan Lita Gading ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan eksploitasi anak dan pelanggaran ITE.

Dhani menilai Lita telah mencemarkan nama baik keluarganya dan menyebarkan identitas anak di bawah umur.

Lita Gading pun telah dipanggil untuk klarifikasi oleh Polda Metro Jaya pada Jumat, 29 Agustus 2025 lalu.

Dalam kesempatan itu ia menegaskan bahwa sebagai doktor psikologi dan dosen, ia punya tanggung jawab untuk mengedukasi masyarakat, bukan menjatuhkan.

"Saya di sini itu justru membela SA, lho."

"Dalam hal ini SA dibela mati-matian oleh saya karena apa? Saya peduli tentang perkembangan anak karena saya adalah psikolog dan pengamat anak, pengamat sosial, dan sebagainya," ucapnya ditemui usai melakukan pemeriksaan.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 27 Februari 2026 (9 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:04
‘Ashr 15:17
Maghrib 18:07
‘Isya’ 19:15

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved