Berita Nasional
NasDem Copot Ahmad Sahroni dari Jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Posisi Digantikan Rusdi Masse
NasDem resmi rotasi jabatan, Ahmad Sahroni dicopot dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI dan digantikan Rusdi Masse.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ahmad-Sahroni-dicopot.jpg)
Pria kelahiran Sidrap, Sulawesi Selatan tahun 1970 ini pernah menjabat sebagai Bupati Sidrap selama 2 periode yakni 2008-2018.
Baca juga: Lulus Seleksi PPPK Paruh Waktu 2025? Ini Cara Mudah Cek Nama Honorer yang Resmi Diangkat
Karena kinerjanya cukup bagus selama menjabat sebagai bupati Sidrap, dirinya pun terpilih sebagai anggota DPR RI dari Dapi Sulawesi Selatan III.
Di parlemen, ia sempat duduk di Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, kehutanan, kelautan, dan lingkungan hidup.
Kini, melalui rotasi internal fraksi, Rusdi Masse mendapat amanah baru sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI, komisi yang membidangi hukum, hak asasi manusia (HAM), dan keamanan.
Dengan pengalamannya sebagai kepala daerah hingga legislator, RMS diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam menjalankan fungsi pengawasan, legislasi, dan anggaran di bidang hukum dan keamanan.
Baca juga: Hasil PPPK Paruh Waktu 2025 Resmi Diumumkan, Ini Daftar Gaji di Wilayah Indonesia
Selain aktif di dunia politik, Rusdi Masse juga dikenal memiliki perhatian besar terhadap olahraga.
Ia pernah dipercaya menjadi Ketua KONI Sulawesi Selatan, sekaligus mendorong pembinaan atlet di daerahnya.
Profil Ahmad Saroni
Ahmad Sahroni lahir 8 Agustus 1977.
Ia merupakan seorang politikus sekaligus seorang pengusaha.
Ahmad Sahroni terlahir dari keluarga yang sederhana, hingga akhirnya dirinya mendapatkan kesuksesan dengan jerih payahnya sendiri.
Roni tinggal di daerah yang kumuh dan miskin, mulai mencari pekerjaan di sekitar wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.
Roni pernah menjadi sopir antar-jemput anak-anak sekolah, tukang cuci kuali raksasa di dapur kapal pesiar asing, pelayan restoran, serta karyawan di beberapa perusahaan.
Ia juga pernah menjadi sopir di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengisian bahan bakar minyak.
Hingga akhirnya waktu bergulir, jabatannya terus naik, banyak pengalaman didapatkan, melampaui banyak kesulitan, Roni pun akhirnya berhasil memiliki perusahaan PT Ekasamudera Lima dan PT Ruwanda Satya Abadi.
| NasDem Pertanyakan Efektivitas Potong Gaji Pejabat, Rp 850 Miliar Dinilai Kecil |
|
|---|
| Aturan Baru Pendidikan! ChatGPT dan AI Instan Tak Boleh Digunakan Siswa SD-SMA |
|
|---|
| Perjanjian Dagang Indonesia dan Amerika Dikritik Dewan Pers, Dinilai Bertentangan dengan UU Pers |
|
|---|
| Vlog di Rumah Duka Vidi Aldiano Tuai Kritik, Sule Akhirnya Minta Maaf dan Hapus Videonya |
|
|---|
| Ada 4 Simulator Berkuda di Markas Polisi Satwa Depok, Harga per Unit Rp1 Miliar |
|
|---|