Mudik Lebaran 2026
Aturan Baru Beli Tiket Kapal Ferry saat Mudik Lebaran di Pelabuhan Gorontalo
Aturan baru beli tiket kapal Ferry saat mudik lebaran melalui Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-arus-mudik-di-Pelabuhan-Ferry-Gorontalo-ffffff8888.jpg)
Truk 5–7 meter
• Wakai Rp 1.688.800
• Ampana Rp 3.176.300
Bus 7–10 meter
• Wakai Rp 3.135.400
• Ampana Rp 5.604.900
Truk 7–10 meter
• Wakai Rp 2.322.800
• Ampana Rp 4.248.800
Tarif Tiket Penumpang (Gorontalo – Pagimana)
Penumpang:
Bayi ekonomi: Rp 12.700
Dewasa ekonomi: Rp 121.200
Bayi bisnis: Rp 15.000
Dewasa bisnis: Rp 132.000
Bayi eksekutif: Rp 18.000
Dewasa eksekutif: Rp 166.000
Tarif Kendaraan:
Sepeda kayuh: Rp 156.600
Motor <500cc>
Motor >500cc / roda 3: Rp 507.200
Mobil penumpang (≤5 meter): Rp 2.147.300
Mobil barang (≤5 meter): Rp 1.978.300
Mobil / bus 5–7 meter: Rp 3.924.100
Truk 5–7 meter: Rp 3.163.700
Bus 7–10 meter: Rp 5.520.300
Truk 7–10 meter: Rp 4.083.600
Tronton / alat berat 10–12 meter: Rp 6.203.200
Tronton besar 12–16 meter: Rp 8.483.800
Tronton >16 meter: Rp 12.389.100.
Penumpang Mudik Lebaran Mulai Meningkat
Arus mudik penumpang di Pelabuhan Ferry Gorontalo mengalami peningkatan menjelang Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.
Calon penumpang terlihat datang silih berganti sejak Kamis sore hingga malam untuk menunggu keberangkatan kapal menuju berbagai daerah di Sulawesi Tengah.
Meski hujan di Kota Gorontalo, para penumpang terus berdatangan. Bahkan beberapa di antaranya sudah menunggu buka puasa di pelabuhan tersebut.
Pelabuhan penyeberangan yang berada di Kelurahan Leato Utara, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Pelabuhan Ferry ini menjadijalur transportasi yang banyak digunakan masyarakat untuk menyeberang ke wilayah Sulawesi Tengah.
Amatan Tribun Gorontalo, Kamis (12/3/2026) malam, sejumlah penumpang tampak duduk di ruang tunggu sambil membawa tas dan barang bawaan.
Sebagian lainnya berdiri di sekitar loket tiket untuk memastikan jadwal keberangkatan kapal.
Meski belum terlalu padat, aktivitas di pelabuhan mulai menunjukkan tanda-tanda meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kapal yang melayani penyeberangan menuju Pelabuhan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah adalah KMP Moinit dengan rute Gorontalo
Di antara penumpang yang mudik ke Sulawesi Tengah, ada kakak beradik Eka Widya Wahyuni (22) dan Aulia Faradina Usman (19) yang berencana mudik ke Toili.
Kedua mahasiswa Gorontalo ini datang ke pelabuhan setelah waktu magrib untuk menunggu keberangkatan kapal menuju Pagimana.
“Kami datang setelah magrib. Biasanya memang mudik lewat sini setiap tahun,” kata Eka.
Ia mengatakan perjalanan menggunakan kapal laut sudah menjadi hal yang biasa bagi mereka.
Menurutnya, pelayanan di pelabuhan cukup baik sehingga perjalanan terasa nyaman.
“Kami sudah biasa dengan ombak, jadi tidak mabuk laut,” ujarnya.
Sejumlah penumpang terlihat membawa tas besar dan barang bawaan untuk dibawa pulang ke kampung halaman.(*/Jefri)