Mudik Lebaran 2026
Aturan Baru Beli Tiket Kapal Ferry saat Mudik Lebaran di Pelabuhan Gorontalo
Aturan baru beli tiket kapal Ferry saat mudik lebaran melalui Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-arus-mudik-di-Pelabuhan-Ferry-Gorontalo-ffffff8888.jpg)
Selain itu, pemerintah juga mengeluarkan kebijakan untuk memprioritaskan pemudik selama masa angkutan Lebaran.
Kendaraan logistik tertentu akan dibatasi, namun kendaraan yang membawa kebutuhan pokok tetap diperbolehkan menyeberang.
“Memang ada edaran dari Kementerian Perhubungan untuk mengutamakan pemudik. Kendaraan logistik tertentu dibatasi, tetapi kendaraan yang membawa sembako tetap diperbolehkan karena masyarakat di daerah tujuan juga membutuhkan pasokan,” jelasnya.
Aturan Baru Beli Tiket saat Mudik Lebaran di Pelabuhan Gorontalo
Deni Abdul mengungkap adanya perubahan kebijakan atau aturan dalam pembelian tiket kapal. Jika sebelumnya satu orang dapat membeli banyak tiket. Kini jumlah pembelian tiket dibatasi untuk menghindari penumpukan atau praktik percaloan.
“Sekarang satu orang hanya bisa membeli empat tiket saja. Untuk VIP juga hanya empat tiket per orang,” katanya.
Langkah ini diambil sebagai upaya mengantisipasi keluhan masyarakat yang sebelumnya sempat viral terkait sulitnya mendapatkan tiket.
Selain itu, pihak ASDP juga berencana menambah kapasitas kelas VIP di kapal.
Jika sebelumnya hanya tersedia sekitar 40 kelas, ke depan jumlahnya akan ditingkatkan hingga lebih dari 100 kelas
“Ini menjadi kabar baik bagi penumpang yang sering berebut kelas VIP. Insya Allah ke depan akan ditambah,” ujarnya.
Deni juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan penjualan tiket kapal yang marak terjadi melalui media sosial.
Ia menegaskan bahwa pembelian tiket secara daring hanya berlaku untuk kelas ekonomi.
Sementara tiket kelas bisnis dan VIP harus dibeli langsung di loket resmi pelabuhan.
“Sering ada penipuan yang mengatasnamakan penjualan tiket, misalnya lewat Facebook menawarkan tiket VIP secara online. Itu tidak benar,” tegasnya.
Ia berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh tawaran tiket dari pihak yang tidak resmi.
“Untuk tiket online hanya kelas ekonomi. Sementara bisnis dan VIP wajib dibeli langsung di loket,” pungkasnya.