Kecelakaan di Gorontalo Utara
Breaking News: Kecelakaan Maut di Gorontalo Utara, Ibu dan Balita Kehilangan Nyawa
Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Popalo, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kecelakaan-maut-terjadi-di-Desa-Popalo-Kabupaten-Gorontalo-Utara.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Trans Sulawesi, Desa Popalo, melibatkan sebuah mobil pikap bermuatan delapan orang yang hilang kendali dan menghantam pintu kanan truk dari arah berlawanan
- Insiden tragis ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia, yaitu seorang ibu berinisial HN di lokasi kejadian dan anaknya yang masih balita berinisial IS setelah sempat mendapatkan penanganan medis
- 6 orang lainnya termasuk pengemudi pikap mengalami luka serius dan telah dirujuk ke rumah sakit
TRIBUNGORONTALO.COM – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Popalo, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.
Desa Popalo berjarak sekitar 71,4 kilometer dari pusat Kota Gorontalo dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam 49 menit melalui jalur darat.
Adapun peristiwa ini mendadak viral di jagat maya. Akun Facebook Kak Ramang Uti membagikan video detik-detik warga menyaksikan korban di dalam mobil pikup yang rusak berat.
Dalam rekaman video berdurasi singkat tersebut, terlihat jelas betapa dahsyatnya benturan yang terjadi antara kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Sebuah mobil pribadi berwarna hitam yang berada di lokasi tampak mengalami kerusakan yang sangat parah hingga nyaris tak berbentuk lagi.
Bagian depan dan samping mobil terlihat ringsek total, menunjukkan betapa kuatnya energi hantaman saat tabrakan itu terjadi di jalur Trans Sulawesi.
Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan situasi yang sangat dramatis dan penuh kepanikan sesaat setelah kecelakaan berlangsung.
Para warga setempat bersama para pengendara yang kebetulan melintas langsung memadati tempat kejadian perkara (TKP).
Warga berbondong-bondong mencoba memberikan pertolongan pertama kepada para korban yang masih terjebak di dalam puing-puing kendaraan.
Suasana kepanikan pecah ketika warga berupaya sekuat tenaga mengevakuasi korban yang terjepit di antara badan mobil yang sudah hancur.
Seorang warga mencoba menenangkan massa yang mulai membeludak dan berdesak-desakan di TKP.
"Sabar dulu, sabar dulu," seru salah seorang warga dalam video berdurasi 13 detik tersebut.
Di tengah riuhnya suasana, beberapa warga lainnya terdengar berteriak lantang meminta agar akses jalan segera dibuka agar evakuasi tidak terhambat.
"Bawa ke rumah sakit ini dia, mari bawa keluar! Cepat-cepat!" teriak warga lain.
Baca juga: 7 Fakta Kecelakaan Maut Kakak Beradik PNS Gorontalo, Panggilan Terakhir Fanni Jadi Sorotan