Kecelakaan di Gorontalo Utara
Breaking News: Kecelakaan Maut di Gorontalo Utara, Ibu dan Balita Kehilangan Nyawa
Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Popalo, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kecelakaan-maut-terjadi-di-Desa-Popalo-Kabupaten-Gorontalo-Utara.jpg)
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologi kejadian ini akhirnya mulai terungkap setelah pihak kepolisian melakukan olah TKP awal.
Kapolsek Anggrek, IPDA Roman Sunge, memberikan keterangan resmi mengenai awal mula terjadinya tragedi yang merenggut nyawa ini.
Kecelakaan ini melibatkan sebuah mobil truk yang dikemudikan oleh pria berinisial YH alias Yunus dan sebuah mobil pikap.
Awalnya, truk yang dikemudikan Yunus tersebut bergerak stabil dari arah Kwandang menuju wilayah Dulukapa, Kecamatan Sumalata Timur.
Namun, dari arah berlawanan, yakni dari arah Buol menuju Kabupaten Gorontalo, melaju sebuah mobil pikap yang dikemudikan oleh AN alias Ahmad.
Setibanya di jalan Trans Sulawesi Desa Popalo, petaka dimulai ketika mobil pick-up tersebut tiba-tiba kehilangan kendali secara mendadak.
Mobil pikap bernomor polisi DM 8016 B0 itu diduga masuk ke lajur kanan dan langsung menghantam bagian pintu sebelah kanan truk yang datang dari arah berlawanan.
Benturan keras tersebut tak terelakkan, menyebabkan guncangan hebat yang membuat para penumpang di bak belakang pikap terpental.
Diketahui, mobil pikap tersebut mengangkut muatan yang cukup padat, yakni sebanyak delapan orang penumpang di dalamnya.
Satu orang penumpang berinisial HN alias Hadijah dilaporkan menghembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian akibat luka yang sangat parah.
Tragedi tidak berhenti di situ; seorang anak balita berusia tiga tahun berinisial IS, yang merupakan anak dari korban HN, juga dinyatakan meninggal dunia.
Balita malang tersebut sempat dilarikan ke Puskesmas Anggrek, namun nyawanya tidak tertolong saat sedang mendapatkan penanganan medis darurat.
Selain dua korban meninggal dunia, tercatat ada enam orang lainnya yang mengalami luka-luka serius, termasuk sang sopir pikap, AN.
Seluruh korban luka saat ini telah dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif dari tim medis.
Hingga saat ini, kasus kecelakaan maut ini masih dalam penanganan mendalam oleh Satuan Lalu Lintas Polres Gorontalo Utara guna penyelidikan lebih lanjut. (*)