Kecelakaan Maut Minsel
Kenangan Sang Ibu untuk 2 ASN Gorontalo yang Kecelakaan di Minsel, Tak Bisa Bendung Air Mata
Dua kakak beradik yang meninggal dunia dalam kecelakaan di Minahasa Selatan dikenal sebagai sosok yang baik hati dan dermawan, baik di lingkungan
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KORBAN-KECELAKAAN-Farida-Walangadi-sang-ibu-korban-kecelakaan.jpg)
Ringkasan Berita:
- Dua kakak beradik asal Gorontalo yang meninggal dalam kecelakaan di Minahasa Selatan dikenal sebagai sosok baik hati dan dermawan.
- Sebelum wafat, keduanya telah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk sang ibu hingga sedekah dan bantuan bagi tetangga menjelang Lebaran.
- Kepergian mereka meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat yang mengenang ketulusan serta kebaikan mereka.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Dua kakak beradik yang meninggal dunia dalam kecelakaan di Minahasa Selatan dikenal sebagai sosok yang baik hati dan dermawan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar.
Sang ibu, Farida Walangadi (61), mengenang kedua anaknya, Fanny Anelsia Mustaki dan Yessi Sukersi Mustak sebagai pribadi yang selalu hadir dan tidak pernah abai terhadap kebutuhan orang tua.
“Setiap saat apa yang saya butuhkan pasti ada. Jadi kalau ditanya mau apa, saya tidak pernah minta,” ujarnya lirih.
Menurut Farida, kedua anaknya kerap memberikan lebih dari yang ia butuhkan, bahkan tanpa diminta.
“Kalau saya bilang tidak perlu, mereka tetap siapkan. Bahkan lebih banyak dari yang saya perlukan,” katanya.
Ia menceritakan, sebelum kejadian, salah satu anaknya telah menyiapkan berbagai kebutuhan untuknya.
Baca juga: Keluarga Fanny dan Yessi Mustaki di Gorontalo Buka Opsi Jalur Hukum: Supaya Tidak Ada Lagi Korban
“Saya tidak pesan apa-apa, tapi dia sudah bawa mukena, baju Lebaran,” ungkapnya.
Tak hanya itu, perhatian mereka juga terlihat dari hal kecil seperti menyiapkan obat-obatan khusus.
Bahkan tas yang ditinggalkan sang anak itu berisi obat dan hadiah lain yang akan diberikan kepada sang ibu sebagai surprise.
“Dia sampai minta obat ke dokter untuk saya. Waktu tasnya dibuka, semua sudah ada di dalam, setelah kecelakaan mobil itu,” kenangnya.
Selain dikenal berbakti kepada orang tua, kedua korban juga memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar.
Selain itu Menurut Reza Mustaki, mereka kerap membantu tetangga, terutama saat ada warga yang mengalami musibah.
“Kalau ada yang meninggal, mereka bantu dari awal sampai hari ke-40. Bahkan ikut bantu pembiayaan,” ujar Reza Mustaki.
Kebaikan tersebut membuat mereka dikenal luas sebagai sosok yang ringan tangan dan tulus.
| Keluarga Fanny dan Yessi Mustaki di Gorontalo Buka Opsi Jalur Hukum: Supaya Tidak Ada Lagi Korban |
|
|---|
| Pesan Terakhir Dua Kakak Beradik Asal Gorontalo yang Terlibat Kecelakaan di Minsel Sulut |
|
|---|
| Niat Liburan Bersama Ibu Pupus, ASN Gorontalo Fanny dan Yessi Meninggal Akibat Kecelakaan Mobil |
|
|---|
| Sebelum Kecelakaan Maut di Minsel, Sopir PO Garuda Gorontalo Pernah Alami Tabrakan Ringan |
|
|---|
| 7 Fakta Kecelakaan Maut Kakak Beradik PNS Gorontalo, Panggilan Terakhir Fanni Jadi Sorotan |
|
|---|