Rabu, 18 Maret 2026

Kecelakaan Maut Minsel

Kenangan Sang Ibu untuk 2 ASN Gorontalo yang Kecelakaan di Minsel, Tak Bisa Bendung Air Mata

Dua kakak beradik yang meninggal dunia dalam kecelakaan di Minahasa Selatan dikenal sebagai sosok yang baik hati dan dermawan, baik di lingkungan

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Kenangan Sang Ibu untuk 2 ASN Gorontalo yang Kecelakaan di Minsel, Tak Bisa Bendung Air Mata
TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga
KORBAN KECELAKAAN--Farida Walangadi sang ibu korban kecelakaan dan adik bungsunya, Reza Mustaki saat diwawancarai, Selasa (17/3/2026). Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga. 

Ringkasan Berita:
  • Dua kakak beradik asal Gorontalo yang meninggal dalam kecelakaan di Minahasa Selatan dikenal sebagai sosok baik hati dan dermawan.
  • Sebelum wafat, keduanya telah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk sang ibu hingga sedekah dan bantuan bagi tetangga menjelang Lebaran.
  • Kepergian mereka meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat yang mengenang ketulusan serta kebaikan mereka.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Dua kakak beradik yang meninggal dunia dalam kecelakaan di Minahasa Selatan dikenal sebagai sosok yang baik hati dan dermawan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar.

Sang ibu, Farida Walangadi (61), mengenang kedua anaknya, Fanny Anelsia Mustaki dan Yessi Sukersi Mustak sebagai pribadi yang selalu hadir dan tidak pernah abai terhadap kebutuhan orang tua.

“Setiap saat apa yang saya butuhkan pasti ada. Jadi kalau ditanya mau apa, saya tidak pernah minta,” ujarnya lirih.

Menurut Farida, kedua anaknya kerap memberikan lebih dari yang ia butuhkan, bahkan tanpa diminta.

“Kalau saya bilang tidak perlu, mereka tetap siapkan. Bahkan lebih banyak dari yang saya perlukan,” katanya.

Ia menceritakan, sebelum kejadian, salah satu anaknya telah menyiapkan berbagai kebutuhan untuknya.

Baca juga: Keluarga Fanny dan Yessi Mustaki di Gorontalo Buka Opsi Jalur Hukum: Supaya Tidak Ada Lagi Korban

“Saya tidak pesan apa-apa, tapi dia sudah bawa mukena, baju Lebaran,” ungkapnya.

Tak hanya itu, perhatian mereka juga terlihat dari hal kecil seperti menyiapkan obat-obatan khusus.

Bahkan tas yang ditinggalkan sang anak itu berisi obat dan hadiah lain yang akan diberikan kepada sang ibu sebagai surprise.

“Dia sampai minta obat ke dokter untuk saya. Waktu tasnya dibuka, semua sudah ada di dalam, setelah kecelakaan mobil itu,” kenangnya.

Selain dikenal berbakti kepada orang tua, kedua korban juga memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar.

Selain itu Menurut Reza Mustaki, mereka kerap membantu tetangga, terutama saat ada warga yang mengalami musibah.

RUMAH DUKA--Reza Mustaki, adik dua korban meninggal kecelaan di Minsel ceritakan detik-detik ia menerima kabar kecelakan. Wawancara dilakukan di rumahnya di JDS Kota Gorontalo, Senin (17/3/2026).
RUMAH DUKA--Reza Mustaki, adik dua korban meninggal kecelaan di Minsel ceritakan detik-detik ia menerima kabar kecelakan. Wawancara dilakukan di rumahnya di JDS Kota Gorontalo, Senin (17/3/2026). (TribunGorontalo.com)

“Kalau ada yang meninggal, mereka bantu dari awal sampai hari ke-40. Bahkan ikut bantu pembiayaan,” ujar Reza Mustaki.

Kebaikan tersebut membuat mereka dikenal luas sebagai sosok yang ringan tangan dan tulus.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 18 Maret 2026 (28 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:28
Subuh 04:38
Zhuhr 11:59
‘Ashr 15:01
Maghrib 18:02
‘Isya’ 19:10

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved