Rabu, 18 Maret 2026

Profil Tokoh

Sosok Dewi Ratna Polingala, Bidan Puskesmas Tilango Gorontalo

Dewi Ratna Polingala menjadi bukti nyata dedikasi seorang bidan dalam menghadapi tantangan di lapangan. 

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Sosok Dewi Ratna Polingala, Bidan Puskesmas Tilango Gorontalo
TribunGorontalo.com
HUMAN INTEREST -- Dewi Ratna Polingala saat ditemui di kawasan perlimaan Telaga Gorontalo. Dewi bercerita tentang perjalanan karier (Sumber: Yunima Hasan, Mahasiswa Magang Jurnalistik UNG) 

Ringkasan Berita:
  • Dewi memandang profesi bidan sebagai bentuk ibadah untuk menekan angka kematian ibu dan anak di Gorontalo
  • Ketertarikan Dewi di dunia kebidanan dimulai sejak lulus SMA Negeri Telaga pada 2011, yang kemudian membawanya menempuh studi di Universitas Muhammadiyah
  • Di tengah kesibukannya sebagai ibu rumah tangga dengan dua anak, Dewi tetap konsisten memberikan pelayanan pemeriksaan kehamilan dan pendampingan persalinan

 

(Penulis: Yunima Hasan, Mahasiswa Magang Jurnalistik UNG)

TRIBUNGORONTALO.COM – Dewi Ratna Polingala menjadi bukti nyata dedikasi seorang bidan dalam menghadapi tantangan di lapangan. 

Perempuan kelahiran 4 Desember 1993 ini memandang profesinya bukan sekadar pekerjaan rutin, melainkan sebuah misi kemanusiaan untuk memastikan setiap nyawa ibu dan bayi dapat terselamatkan, terutama di wilayah dengan akses yang terbatas.

Salah satu memori yang paling membekas dalam perjalanan kariernya adalah saat ia harus menangani situasi darurat di Puskesmas Pilolodaa.

Kala itu, Dewi menghadapi pasien yang mengalami pendarahan hebat pascapersalinan setelah ditangani oleh dukun beranak.

Kondisi geografis yang sulit memaksa warga menandu pasien menggunakan sarung dan bambu menuruni perbukitan dalam kondisi setengah sadar.

“Pasiennya sudah dalam kondisi setengah sadar ketika ditandu,” ujar Dewi saat ditemui TribunGorontalo.com, Selasa (17/3/2026).

Peristiwa dramatis tersebut menuntut tindakan cepat dari Dewi. Setelah memberikan penanganan awal, pasien segera dirujuk ke Rumah Sakit Otanaha untuk mendapatkan transfusi sebanyak empat kantong darah.

Pengalaman ini mempertegas prinsipnya bahwa tanggung jawab seorang tenaga kesehatan sangatlah besar dalam menjaga keselamatan pasien di tengah keterbatasan fasilitas.

Baca juga: Breaking News: Kecelakaan Maut di Gorontalo Utara, Ibu dan Balita Kehilangan Nyawa

Awal Mula Terjun ke Dunia Kesehatan

Minat Dewi di dunia kebidanan sebenarnya telah tumbuh sejak ia menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri Telaga pada tahun 2011.

Ia kemudian memilih melanjutkan studi di jurusan Kebidanan Universitas Muhammadiyah. 

Motivasi utamanya sangat sederhana namun mendalam, yaitu keinginan untuk membantu proses kelahiran dan menekan risiko kematian ibu serta anak di daerahnya.

Sebelum bertugas di Puskesmas Tilango sejak tahun 2019, Dewi telah mengenyam banyak pelajaran saat bertugas di wilayah terpencil.

Ia juga sempat merasakan masa-masa penuh harapan bagi tenaga kesehatan, terutama saat kebijakan pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap pengangkatan tenaga honorer dan PTT di daerah-daerah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 18 Maret 2026 (28 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:28
Subuh 04:38
Zhuhr 11:59
‘Ashr 15:01
Maghrib 18:02
‘Isya’ 19:10

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved