Sabtu, 7 Maret 2026

Berita Internasional

Jenderal Paling Berpengaruh di China Tersandung Kasus Disiplin, Apa Dampaknya?

Jenderal Zhang Youxia, sosok paling berpengaruh di tubuh Tentara Pembebasan Rakyat China (People’s Liberation Army/PLA), resmi diselidiki

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Jenderal Paling Berpengaruh di China Tersandung Kasus Disiplin, Apa Dampaknya?
TribunGorontalo.com
POLISI -- Jenderal Zhang Youxia, figur paling berpengaruh di militer China dan sekutu dekat Xi Jinping, diselidiki atas dugaan pelanggaran disiplin yang memicu guncangan di pucuk komando Tentara Pembebasan Rakyat. 

Zhang disebut telah mengabdikan hampir seluruh hidupnya untuk PLA. Dengan posisi, pengalaman, dan latar ideologis seperti itu, Mei menilai tuduhan menjual rahasia negara demi keuntungan pribadi tidak mudah diterima secara logika.

Langkah Politik yang Dinilai “Personal”

Meski demikian, penyingkiran Zhang tetap dinilai sebagai langkah politik yang sangat signifikan. Mei menilai tuduhan terhadap Zhang terasa personal dan sarat pesan politik.

Ia mengaitkan hal ini dengan pola lama Partai Komunis China yang kerap menyalahkan pihak luar, khususnya Amerika Serikat—ketika menghadapi persoalan internal.

Dalam konteks ini, tuduhan membocorkan rahasia nuklir dinilai bukan hanya soal hukum, tetapi juga bentuk delegitimasi dan penghancuran reputasi.

Iklim Ketakutan di Internal Partai

Mantan Perdana Menteri Australia Kevin Rudd sebelumnya menyebut bahwa jumlah pejabat China yang disingkirkan di era Xi Jinping mencapai ratusan ribu orang, meski angka pastinya sulit diverifikasi.

Kasus Zhang Youxia dinilai akan memperdalam iklim ketakutan di internal Partai Komunis China.

Bukan hanya militer yang terdampak, tetapi juga seluruh birokrasi pemerintahan. Banyak pejabat kini diyakini berada dalam posisi waspada, bertanya-tanya siapa yang akan menjadi target berikutnya.

Di tubuh PLA sendiri, posisi Zhang yang memiliki jaringan luas disebut memicu kepanikan. Moral dan kepercayaan internal dilaporkan ikut tertekan.

Dampak Langsung ke Struktur Militer

Pembersihan ini juga berdampak langsung pada struktur kepemimpinan militer China. Saat ini, Komisi Militer Pusat disebut semakin didominasi pejabat berlatar belakang politik, bukan operasional.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran soal kurangnya keahlian militer murni di pucuk komando, terutama dalam pengambilan keputusan strategis besar.

Pertanyaan pun mengemuka: siapa yang kini memberi nasihat militer kepada Xi Jinping dalam situasi krisis?

Taiwan Tetap Prioritas, Tapi Kesiapan Dipertanyakan

Di tengah gejolak ini, isu Taiwan kembali menjadi sorotan. Para pengamat menilai bahwa misi penyatuan Taiwan tetap menjadi fondasi utama PLA dan tidak berubah.

Namun, dalam jangka pendek, guncangan di pucuk komando dinilai berpotensi melemahkan kesiapan operasional militer, terutama dari sisi moral dan perencanaan strategis.

Nasib Zhang Masih Tertutup

Hingga kini, nasib Zhang Youxia serta dampaknya terhadap keluarga dan jaringan terdekatnya masih belum jelas. Seperti banyak kasus politik di China, prosesnya berlangsung tertutup dan minim informasi resmi.

Yang pasti, kasus ini bukan sekadar soal satu jenderal. Ia mencerminkan dinamika kekuasaan di balik tembok tebal Beijing, di mana loyalitas, disiplin, dan politik berkelindan, dan dampaknya bisa menjalar hingga stabilitas militer serta kawasan regional. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 07 Maret 2026 (17 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:11
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved