Berita Internasional
Jenderal Paling Berpengaruh di China Tersandung Kasus Disiplin, Apa Dampaknya?
Jenderal Zhang Youxia, sosok paling berpengaruh di tubuh Tentara Pembebasan Rakyat China (People’s Liberation Army/PLA), resmi diselidiki
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Jenderal-Zhang-Youxia-figur-paling-berpengaruh-di-militer-China.jpg)
Zhang disebut telah mengabdikan hampir seluruh hidupnya untuk PLA. Dengan posisi, pengalaman, dan latar ideologis seperti itu, Mei menilai tuduhan menjual rahasia negara demi keuntungan pribadi tidak mudah diterima secara logika.
Langkah Politik yang Dinilai “Personal”
Meski demikian, penyingkiran Zhang tetap dinilai sebagai langkah politik yang sangat signifikan. Mei menilai tuduhan terhadap Zhang terasa personal dan sarat pesan politik.
Ia mengaitkan hal ini dengan pola lama Partai Komunis China yang kerap menyalahkan pihak luar, khususnya Amerika Serikat—ketika menghadapi persoalan internal.
Dalam konteks ini, tuduhan membocorkan rahasia nuklir dinilai bukan hanya soal hukum, tetapi juga bentuk delegitimasi dan penghancuran reputasi.
Iklim Ketakutan di Internal Partai
Mantan Perdana Menteri Australia Kevin Rudd sebelumnya menyebut bahwa jumlah pejabat China yang disingkirkan di era Xi Jinping mencapai ratusan ribu orang, meski angka pastinya sulit diverifikasi.
Kasus Zhang Youxia dinilai akan memperdalam iklim ketakutan di internal Partai Komunis China.
Bukan hanya militer yang terdampak, tetapi juga seluruh birokrasi pemerintahan. Banyak pejabat kini diyakini berada dalam posisi waspada, bertanya-tanya siapa yang akan menjadi target berikutnya.
Di tubuh PLA sendiri, posisi Zhang yang memiliki jaringan luas disebut memicu kepanikan. Moral dan kepercayaan internal dilaporkan ikut tertekan.
Dampak Langsung ke Struktur Militer
Pembersihan ini juga berdampak langsung pada struktur kepemimpinan militer China. Saat ini, Komisi Militer Pusat disebut semakin didominasi pejabat berlatar belakang politik, bukan operasional.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran soal kurangnya keahlian militer murni di pucuk komando, terutama dalam pengambilan keputusan strategis besar.
Pertanyaan pun mengemuka: siapa yang kini memberi nasihat militer kepada Xi Jinping dalam situasi krisis?
Taiwan Tetap Prioritas, Tapi Kesiapan Dipertanyakan
Di tengah gejolak ini, isu Taiwan kembali menjadi sorotan. Para pengamat menilai bahwa misi penyatuan Taiwan tetap menjadi fondasi utama PLA dan tidak berubah.
Namun, dalam jangka pendek, guncangan di pucuk komando dinilai berpotensi melemahkan kesiapan operasional militer, terutama dari sisi moral dan perencanaan strategis.
Nasib Zhang Masih Tertutup
Hingga kini, nasib Zhang Youxia serta dampaknya terhadap keluarga dan jaringan terdekatnya masih belum jelas. Seperti banyak kasus politik di China, prosesnya berlangsung tertutup dan minim informasi resmi.
Yang pasti, kasus ini bukan sekadar soal satu jenderal. Ia mencerminkan dinamika kekuasaan di balik tembok tebal Beijing, di mana loyalitas, disiplin, dan politik berkelindan, dan dampaknya bisa menjalar hingga stabilitas militer serta kawasan regional. (*)
Berita Internasional
Berita Internasional Terkini
Jenderal Zhang Youxia
Xi Jinping
Presiden Xi Jinping
China
| Konflik Iran Picu Lonjakan Harga BBM di Amerika Gara-gara Jalur Minyak Dunia Terganggu |
|
|---|
| Serangan Drone Iran Tewaskan Tentara Amerika, Washington Curiga Ada Bantuan Intelijen Rusia |
|
|---|
| Hari Keenam Perang Iran-Amerika: Kapal Perang Tenggelam, Rudal Hantam Banyak Negara |
|
|---|
| Trump Ingin Terlibat Tentukan Pemimpin Baru Iran, Tolak Putra Ali Khamenei |
|
|---|
| Mayoritas Senat Dukung Trump, Hasilnya Amerika Bisa Lanjutkan Serangan ke Iran |
|
|---|