Berita Internasional

Menkeu AS Hina Rupee India, Tarik Ulur Hubungan Dagang dengan Trump

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, melontarkan pernyataan yang meremehkan prospek rupee India sebagai mata uang global, sekaligus mempertegas

Editor: Wawan Akuba
Image File
Scott Bessent menggambarkan hubungan AS-India sebagai 'sangat rumit' tetapi tetap optimis tentang kolaborasi di masa depan. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Hubungan dagang Amerika Serikat dan India kembali memanas.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, melontarkan pernyataan yang meremehkan prospek rupee India sebagai mata uang global, sekaligus mempertegas kebijakan tarif tinggi Presiden Donald Trump yang dinilai menekan produk ekspor India.

Dalam wawancara dengan Fox News, Bessent ditanya apakah ia khawatir India akan mulai berdagang dengan rupee alih-alih dolar. Ia menjawab sinis,

“Ada banyak hal yang saya khawatirkan. Rupee menjadi mata uang cadangan dunia bukan salah satunya.”

Bessent menegaskan, rupee kini berada di dekat “titik terendah sepanjang masa” terhadap dolar.

Data Jumat lalu menunjukkan rupee merosot ke rekor 87,965 per dolar AS, menandai tekanan berat bagi ekonomi India.

Tarif 50 persen dan Kritik ke Kebijakan Energi India

Pernyataan ini datang setelah pemerintahan Trump memberlakukan tarif resiprokal 50 % terhadap sejumlah produk India.

Kebijakan itu membuat barang India lebih mahal di pasar Amerika, menambah ketegangan dalam perdagangan kedua negara.

Bessent juga menyindir langkah India membeli minyak mentah murah dari Rusia, menyebut posisi New Delhi dalam negosiasi dagang sebagai “sekadar pertunjukan”.

Meski begitu, ia mengakui hubungan personal Trump dan PM Narendra Modi tetap kuat.

“Modi dan Trump punya hubungan yang baik di level pribadi. India adalah demokrasi terbesar, AS adalah ekonomi terbesar.

Pada akhirnya kita akan menemukan jalan bersama,” ujarnya.

Sebelumnya, Trump sendiri pada 31 Juli ikut mengejek perekonomian India terkait hubungan dagang dengan Rusia.

“Saya tidak peduli apa yang India lakukan dengan Rusia. Mereka bisa saja jatuh bersama dengan ekonomi mati itu, terserah,” kata Trump.

Kritik Balik: AS “Menembak Kaki Sendiri”

Meski retorika keras datang dari Washington, sejumlah pakar menilai langkah AS justru kontra-produktif.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Senin, 23 Februari 2026 (5 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:05
‘Ashr 15:20
Maghrib 18:07
‘Isya’ 19:16

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved