Wisata Gorontalo
900 Wisatawan Kunjungi Destinasi Hiu Paus Gorontalo saat Libur Lebaran 2026, Ada Turis Mancanegara
Kawasan wisata Hiu Paus Botubarani kembali menjadi primadona utama selama masa libur panjang Lebaran 2026
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-wisata-Hiu-Paus-Botubarani-di-Kabupaten-Bone-Bolango-Provinsi-Gorontalo.jpg)
Kepuasan wisatawan pun tercermin jelas dari testimoni para pengunjung yang sengaja datang dari jauh. Salah satunya adalah Wulan Tuwera, seorang wisatawan asal Manado, Sulawesi Utara.
Wulan datang bersama teman-temannya khusus untuk menikmati pengalaman melihat hiu paus dari dekat. Kunjungan ini merupakan pengalaman pertama baginya yang dianggap sangat berkesan dan luar biasa.
“Wisatanya benar-benar mantap, apalagi karena ini pengalaman pertama saya ke sini bersama kawan-kawan,” ujar Wulan kepada media dengan nada antusias.
Ia memberikan pujian khusus terhadap kebersihan kawasan wisata yang tetap terjaga meskipun dipadati orang. Baginya, kenyamanan lingkungan menjadi poin penting selain keberadaan hiu paus itu sendiri di laut.
Wulan bahkan mengaku sangat takjub saat melihat hiu paus yang akrab disapa dengan nama “Sherly”. Keramahan hewan tersebut membuat interaksi di atas perahu kecil menjadi momen yang tidak akan terlupakan.
Senny, wisatawan lain yang juga berasal dari Manado, turut memberikan apresiasi serupa. Meski sudah berada di Gorontalo sejak bulan Januari, ia baru sempat berkunjung ke Botubarani saat libur Lebaran ini.
“Kesan pertama saya sangat bagus sekali. Hiu-hiu yang ada di pantai Botubarani ini sungguh mengagumkan ukurannya,” ungkap Senny menceritakan pengalamannya.
Sebelumnya, Senny hanya mengetahui pesona Botubarani melalui unggahan foto di media sosial dan cerita teman. Melihatnya secara langsung memberikan sensasi yang jauh berbeda dan jauh lebih memuaskan secara visual.
Meski merasa puas, Senny tetap memberikan masukan yang konstruktif untuk pihak pengelola pangkalan. Ia menyarankan agar jumlah tempat duduk di sekitar pangkalan ditambah untuk memfasilitasi wisatawan yang menunggu giliran naik perahu.
Ia juga menilai kondisi lingkungan secara umum sudah cukup bersih dan fasilitas toilet sudah memadai bagi publik. Masukan-masukan kecil tersebut diharapkan bisa membuat destinasi ini semakin mendunia di masa depan.
Secara keseluruhan, koordinasi antara pengelola pangkalan dan kesadaran wisatawan dalam menjaga kebersihan telah sukses. Libur Lebaran 2026 di Botubarani berjalan lancar dengan membawa pulang ribuan kenangan bagi para pelancong.
Angka 900 kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa pariwisata Gorontalo tetap berjaya. Ke depannya, diharapkan sinergi antara kenyamanan fasilitas dan kelestarian hiu paus tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh elemen terkait. (*)