Tradisi Ketupat Gorontalo
Semarak Tradisi Ketupat Gorontalo, Intip Persiapan Balap Perahu Ketinting di Leato Selatan
Panitia dan warga pesisir Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Provinsi Gorontalo, mulai mematangkan persiapan lomba balap perahu
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sejumlah-perahu-bersiap-mengikuti-Balap-Ketinting.jpg)
Ringkasan Berita:
- Persiapan Lomba Balap Perahu Ketinting: Panitia dan warga Kelurahan Leato Selatan mematangkan persiapan teknis dan lintasan untuk lomba balap perahu khusus kompetisi dalam rangka memeriahkan Gebyar Ketupat 2026
- Hingga Minggu (29/3/2026) pagi, tercatat sekitar 20 peserta telah mendaftar, termasuk tim dari luar daerah seperti Kabupaten Bolsel, Sulawesi Utara
- Strategi Keramaian dan Tradisi Lokal: Lomba sengaja digelar pada hari Minggu guna menjaga antusiasme warga pasca-puncak Lebaran Ketupat
TRIBUNGORONTALO.COM – Panitia dan warga pesisir Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Provinsi Gorontalo, mulai mematangkan persiapan lomba balap perahu ketinting, Minggu (29/3/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan Gebyar Ketupat 2026 di wilayah tersebut.
Sejak pagi hari, area pantai sudah mulai dipadati oleh masyarakat dan calon peserta yang membawa armada balap mereka. Kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah dengan embusan angin yang mendukung aktivitas di pinggir pantai.
Sepanjang garis pantai, deretan perahu ketinting sudah tersusun rapi menunggu jadwal perlombaan dimulai. Panitia terlihat sibuk melakukan koordinasi teknis, sementara warga membantu mempersiapkan fasilitas pendukung lainnya.
Oman Husain, salah satu panitia lokal, menjelaskan bahwa daya tarik lomba ini menjangkau hingga ke luar wilayah Gorontalo.
Beberapa peserta tercatat datang dari Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara.
"Sejumlah peserta datang jauh-jauh dari Bolsel. Seperti yang ini, mereka tim dari Lion," ujar Oman saat ditemui di lokasi.
Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas ekonomi warga juga mulai meningkat dengan adanya pedagang kaki lima di sekitar area lomba.
Selain menonton balapan, warga juga memanfaatkan momen ini untuk berekreasi bersama keluarga. Tim teknis panitia terus memastikan batas-batas lintasan di laut agar sesuai dengan standar keamanan. Pengecekan terakhir dilakukan pada kesiapan panggung utama dan sistem pengeras suara.
Spesifikasi Mesin dan Desain Perahu Balap
Perahu ketinting yang digunakan dalam ajang ini memiliki karakteristik yang berbeda dari perahu nelayan harian.
Bodi perahu didesain lebih ramping dan menggunakan material yang lebih ringan untuk mengejar kecepatan maksimal.
"Perahu ini memang dirancang khusus untuk kompetisi, jadi bentuk fisiknya beda dengan perahu cari ikan," jelas Oman.
Warna-warni bendera sponsor dan umbul-umbul daerah menghiasi sepanjang pesisir Leato Selatan. Suara raungan mesin perahu yang sedang dipanaskan sesekali terdengar, memicu antusiasme penonton.
Beberapa mekanik tim tampak masih membongkar bagian mesin untuk memastikan karburator dan pengapian berfungsi optimal.