Kebakaran di Gorontalo
Kronologi Lengkap Kebakaran Bengkel Motor di Bone Raya Gorontalo, Warga Dengar Suara Dentuman
Peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah bengkel sepeda motor di Desa Pelita Jaya, Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sejumlah-warga-mengamati-bekas-bengkel-motor-yang-ludes-terbakar.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kebakaran hebat melanda sebuah bengkel motor milik Poni Maniabaa (63) di Desa Pelita Jaya, Bone Raya, Bone Bolango pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 05.19 Wita, tepat saat azan subuh
- Banyaknya material mudah terbakar seperti oli, bensin, dan cat pilox memicu rentetan ledakan dan membuat api cepat membesar
- Api berhasil dipadamkan warga bersama aparat kepolisian pada pukul 08.17 Wita. Tidak ada korban jiwa, namun seluruh isi bengkel dan sejumlah uang tunai hangus terbakar
TRIBUNGORONTALO.COM – Peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah bengkel sepeda motor di Desa Pelita Jaya, Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango, pada Minggu pagi (29/3/2026).
Insiden ini terjadi tepat saat azan subuh berkumandang, yakni sekitar pukul 05.19 Wita. Sebagian besar warga masih terlelap atau bersiap melaksanakan ibadah.
Suasana tenang di pemukiman padat tersebut mendadak berubah menjadi mencekam ketika suara dentuman keras memecah kesunyian dari arah bangunan bengkel.
Seorang warga setempat, Hengky Adju, yang saat itu sedang berada di masjid untuk menunaikan salat subuh, mengaku mendengar suara ledakan tersebut dengan jelas.
Awalnya, Hengky dan jamaah lain tidak menaruh curiga yang berlebihan karena mengira suara itu hanyalah bunyi petasan yang dimainkan anak-anak.
Namun, prasangka tersebut seketika sirna saat Hengky menerima telepon darurat sesaat setelah menyelesaikan salatnya.
Kabar melalui sambungan telepon itu memastikan bahwa sebuah bangunan di lingkungan mereka telah dilalap si jago merah.
Hengky segera berlari menuju titik api yang berjarak sekitar 200 meter dari kediamannya untuk memberikan bantuan.
Di lokasi lain, Yusuf Pakaya (42), saksi mata yang rumahnya berada tepat di depan bengkel, menjadi orang pertama yang menyadari adanya kobaran api.
Yusuf terbangun dari tidurnya karena mendengar kegaduhan dan suara material terbakar yang berasal dari bangunan di seberang jalannya.
Begitu membuka pintu, ia mendapati gumpalan asap tebal sudah membumbung tinggi dari bagian belakang bengkel milik Poni Maniabaa (63).
Melihat api yang mulai menjalar ke bagian atap, Yusuf langsung berteriak sekuat tenaga untuk membangunkan warga sekitar agar segera menjauh dari lokasi.
Kepala BPBD Kabupaten Bone Bolango, Achril Babyonggo, mengonfirmasi bahwa saat kejadian, bengkel tersebut memang dalam keadaan kosong tanpa penjagaan.
Diketahui, sang pemilik bengkel, Poni, telah meninggalkan lokasi sejak Sabtu malam (28/3/2026) sekitar pukul 19.00 Wita.