Selasa, 5 Mei 2026

Pemkab Bone Bolango

Pemkab Bone Bolango Gorontalo Siapkan Desa Percontohan untuk Penguatan Posyandu

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango, Gorontalo, tengah bersiap menjadikan desa sebagai percontohan atau pilot project

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Pemkab Bone Bolango Gorontalo Siapkan Desa Percontohan untuk Penguatan Posyandu
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
PERKUAT POSYANDU -- Bupati Bolango, Ismet Mile (ujung kiri) saat menghadiri Road Show Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo di Desa Langge Kecamatan Tapa, Senin (4/5/2026). (Sumber foto: Kominfo Bone Bolango) 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Bone Bolango siap menetapkan desa percontohan Posyandu untuk mendukung kebijakan pusat menjadikan Posyandu sebagai pusat pelayanan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM)
  • Bupati Ismet Mile menekankan pentingnya dukungan anggaran dan kolaborasi lintas OPD, agar Posyandu benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di desa
  • TP-PKK Bone Bolango mendorong setiap kecamatan memiliki satu desa pilot project, sebagai langkah awal penguatan Posyandu yang mencakup layanan kesehatan

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango, Gorontalo, tengah bersiap menjadikan desa sebagai percontohan atau pilot project dalam rangka penguatan peran Posyandu.

Langkah ini diambil untuk mendukung arah kebijakan baru pemerintah pusat yang menjadikan Posyandu sebagai pusat pelayanan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat desa.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, saat menghadiri agenda roadshow Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo terkait pembinaan dan monitoring implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.

Menurut Ismet, arah kebijakan terbaru pemerintah pusat menjadikan Posyandu tidak lagi sekadar layanan kesehatan, tetapi telah berkembang menjadi pusat pelayanan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di desa.

"Hal seperti ini, insya Allah, akan kita lakukan. Ini penting karena Posyandu sekarang bukan hanya soal kesehatan, tetapi sudah menjadi pelayanan dasar masyarakat," ujar Ismet Mile dalam Agenda roadshow TP-PKK Provinsi Gorontalo, Senin (4/5/2026).

Ismet menilai, perubahan tersebut harus diikuti dengan kesiapan pemerintah daerah, terutama dalam hal penganggaran dan penguatan peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Orang nomor satu di Bone Bolango itu menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama agar program Posyandu berjalan maksimal di desa.

"Ini tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada keterlibatan OPD, harus ada dukungan anggaran, dan harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Ismet memastikan, Pemkab Bone Bolango akan menindaklanjuti arahan tersebut, termasuk dalam penentuan desa percontohan. Langkah ini dinilai penting agar program Posyandu dapat dijalankan secara terarah dan terukur.

"Jika ada desa percontohan, kita bisa melihat langsung hasilnya. Kalau berhasil, itu bisa diterapkan di desa lain," tambahnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Eks Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Jadi Tersangka, Hendra R Abdul Resmi Ditahan

Ruang Pelayanan Terpadu dan Kesiapan Wilayah

Suasana Road Show Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo
PERKUAT POSYANDU -- Suasana Road Show Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo terkait pembinaan dan monitoring implementasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu di Onato Cafe Kecamatan Suwawa, Senin (4/5/2026). (Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga)

Selain penguatan regulasi, Ismet menyoroti pentingnya respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat di desa. Menurutnya, Posyandu harus menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan, tidak hanya terkait kesehatan, tetapi juga pendidikan, sosial, hingga kesejahteraan.

"Keluhan masyarakat harus ditangkap. Dari situ OPD masuk untuk memberikan solusi. Jadi, benar-benar terasa manfaatnya bagi warga," kata Ismet.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Bone Bolango, Ruwaida Mile, melaporkan perkembangan Posyandu di wilayahnya. Ia mengungkapkan, saat ini terdapat ratusan Posyandu yang tersebar di Bone Bolango, tetapi belum semuanya mengimplementasikan enam SPM secara penuh.

"Sebagian sudah menjalankan enam SPM, tetapi masih ada yang dalam tahap integrasi," ungkap Ruwaidah.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan rencana pemerintah daerah untuk menetapkan desa percontohan di setiap kecamatan sebagai langkah awal penguatan program Posyandu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved