Tumbilotohe Gorontalo
Lihat Keindahan Ribuan Lampu Botol, Warga Gorontalo Berbondong-bondong Datangi Desa Tinelo Ayula
Suasana Festival Tumbilotohe di kawasan perkantoran Desa Tinelo Ayula, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango, semakin semarak
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-warga-menyaksikan-Tumbilotohe-di-Desa-Tinelo-Ayula.jpg)
"Ini bagus, masih pakai konsep tradisional, masih pakai lampu botol," ungkap Aril.
Pria yang datang dari Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango itu juga memberikan harapan untuk pelaksanaan ke depan.
"Kalau bisa lampu botolnya jauh lebih banyak lagi," sarannya.
Antusiasme serupa juga disampaikan pengunjung lainnya, Gustin Ibrahim.
Ia mengaku terkesan dengan ramainya suasana festival.
"Keren sekali, banyak yang datang," tukasnya.
Ia bahkan datang dari luar daerah, tepatnya Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara.
Selain berbelanja, kunjungannya juga untuk menikmati suasana Tumbilotohe di Gorontalo.
"Mau belanja, jadi sambil jalan-jalan juga menikmati Tumbilotohe," jelasnya.
Menurut Gustin, perayaan Tumbilotohe di Gorontalo memiliki kemiripan dengan yang ada di daerahnya, karena adanya keterkaitan budaya.
"Sama juga dengan di sana, masih pakai bambu kuning begitu,"pungkasnya.
Seiring waktu yang semakin larut, jumlah pengunjung justru terus bertambah.
Kegiatan di panggung utama seperti kuis dan nyanyian religi turut menambah semarak suasana malam itu.
Bahkan, terlihat pula sejumlah pengunjung mancanegara yang turut hadir menikmati keindahan festival.
Sebagai informasi, Festival Tumbilotohe tahun ini mengusung tema “Hulondalo Mulolo” dan menghadirkan sekitar 6.000 lampu botol yang menjadi daya tarik utama.