Berita Gorontalo

Pohon Tumbang di Bone Bolango Gorontalo, Akses dan Listrik Putus!

Sebatang pohon besar tumbang dan melintang di badan jalan utama yang menghubungkan Desa Panggulo dan Desa Panggulo Barat, Kecamatan Botupingge

|
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
POHON TUMBANG--Pohon tumbang menghubungkan Desa Panggulo dan Desa Panggulo Barat, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Selasa (20/1/2026). Foto: Camat Botupingge. 
Ringkasan Berita:
  • Sebatang pohon besar tumbang dan menutup total jalur utama penghubung Desa Panggulo dan Panggulo Barat, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango, Selasa (20/1/2026). 
  • Pohon tersebut menimpa jaringan kabel sehingga arus lalu lintas dari Suwawa Selatan dan Botupingge menuju Kota Gorontalo terhenti dari kedua arah. 
  • BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup bersama warga setempat bergerak melakukan pembersihan dengan kehati-hatian karena ukuran pohon besar dan kondisi cuaca yang tidak menentu.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Sebatang pohon besar tumbang dan melintang di badan jalan utama yang menghubungkan Desa Panggulo dan Desa Panggulo Barat, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Selasa (20/1/2026).

Pohon tumbang tersebut mengenai jaringan kabel dan menutup seluruh badan jalan, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas. 

Jalur ini merupakan ruas provinsi sekaligus jalur utama penghubung Suwawa Selatan dan Botupingge menuju Kota Gorontalo.

Camat Botupingge, Fangky Jaudi Tanango, membenarkan kejadian tersebut.

“Posisi pohon tumbang berada di titik perbatasan antara Desa Panggulo dan Panggulo Barat. Karena ini jalur utama, kendaraan dari kedua arah memang tidak bisa lewat sama sekali,” ujar Fangky saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, melalui via whatsapp Selasa, (20/1/2026). 

Ia menjelaskan, pohon yang tumbang berukuran besar dan berada tepat di pinggir jalan.

Baca juga: Tambang Emas Ilegal Pohuwato Jadi Lokasi Persembunyian Sepeda Motor Curian, Pelaku Ditangkap!

“Ukuran pohonnya cukup besar dan sudah lama berdiri di tepi jalan. Saat tumbang, dahan dan batangnya menimpa kabel dan menutup badan jalan. Semua kendaraan harus berhenti,” katanya.

Akibat peristiwa ini, arus lalu lintas dari Suwawa Selatan maupun dari Botupingge menuju Kota Gorontalo terhenti total.

“Kendaraan dari dua arah tidak bisa melintas sampai pohon berhasil dibersihkan. Jalur ini memang vital, jadi semua pihak harus bekerja cepat,” ujar Fangky.

Menurut Fangky, pohon tumbang diduga kuat akibat kondisi cuaca tidak menentu sejak siang hari, dengan hujan dan angin kencang bergantian.

“Sejak siang hingga sore, cuaca sangat berubah-ubah. Angin cukup kencang dan sebelumnya juga sempat hujan. Kemungkinan besar ini yang membuat pohon tumbang,” ujarnya.

Saat ini pihak BPBD Kabupaten Bone Bolango dan Dinas Lingkungan Hidup telah bergerak menuju lokasi untuk mengevakuasi pohon dan membersihkan badan jalan.

“Petugas BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup sudah dalam perjalanan menuju lokasi. Proses pembersihan membutuhkan kehati-hatian karena pohon besar dan kabel terdampak,” katanya.

Baca juga: BPN Kota Gorontalo Diduga Sembrono Terbitkan Sertipikat Tanah, Adhan Dambea Mengaku Korban

Warga sekitar juga ikut membantu pembersihan sementara menunggu petugas dan alat lengkap tiba di lokasi.

“Warga setempat sudah mulai menyingkirkan dahan-dahan agar jalur sedikit longgar. Namun pembersihan total tetap menunggu alat dan petugas lengkap,” ujar Fangky.

Ia menekankan, proses pembersihan harus ekstra hati-hati karena ukuran pohon besar dan posisi yang menimpa kabel.

“Dahan dan batang cukup besar, jadi harus dilakukan dengan alat berat dan hati-hati agar tidak membahayakan warga maupun petugas,” katanya.

Fangky juga menyoroti pentingnya perhatian ke depan terhadap pohon besar di sepanjang jalur utama.

“Ke depan, pohon-pohon besar di pinggir jalan utama perlu perhatian khusus. Kalau sudah rapuh atau tua, sebaiknya dipangkas atau ditebang sebelum membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem yang sering terjadi belakangan ini.

“Intensitas hujan dan angin saat ini tidak menentu. Kami minta warga tetap berhati-hati, terutama yang tinggal di bantaran sungai atau lereng bukit di Kecamatan Botupingge,” katanya.

Warga juga diminta selalu memantau kondisi lingkungan sekitar.

“Kalau ada pohon miring, retakan tanah, atau aliran lumpur dari lereng, segera laporkan ke aparat desa atau BPBD agar bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Hingga sore hari, proses pembersihan masih dalam persiapan menunggu kedatangan petugas dan peralatan lengkap.

Pihak kecamatan berharap akses jalan dapat segera dibuka kembali agar aktivitas masyarakat dan arus transportasi menuju Kota Gorontalo tidak terganggu terlalu lama.

“Kami berharap penanganan cepat sehingga jalur ini kembali normal, karena ini jalur vital untuk aktivitas warga dan distribusi barang,” ujar Fangky.(*/Jefri) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved