Berita Gorontalo

BPMS GPIG Temui Gubernur Gusnar Ismail Bahas Sidang Sinode Juli 2026

Gereja Protestan Indonesia Gorontalo (GPIG) mulai mematangkan persiapan Sidang Sinode yang akan digelar pada Juli 2026.

Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
GPIG--Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Protestan Indonesia Gorontalo (GPIG) melakukan audiensi dengan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Jumat malam (23/1/2026), di rumah dinas Gubernur Gorontalo. Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga. 

Ringkasan Berita:
  • BPMS GPIG melakukan audiensi dengan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail untuk membahas persiapan Sidang Sinode Juli 2026. 
  • Sidang lima tahunan tersebut akan menentukan arah pelayanan gereja sekaligus pergantian kepengurusan sinode. 
  • Pemerintah Provinsi Gorontalo menyatakan dukungan dan mendorong sinergi gereja dalam pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Gereja Protestan Indonesia Gorontalo (GPIG) mulai mematangkan persiapan Sidang Sinode yang akan digelar pada Juli 2026.

Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah menjalin komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui audiensi Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GPIG bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.

Pertemuan yang berlangsung Jumat malam (23/1/2026) di rumah dinas Gubernur Gorontalo tersebut menjadi ruang dialog untuk menyampaikan agenda strategis gereja sekaligus membangun sinergi kelembagaan.

Sidang Sinode GPIG merupakan agenda lima tahunan yang memiliki peran penting dalam menentukan arah pelayanan gereja ke depan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Gorontalo Besok, Minggu 25 Januari 2026: Cuaca Cerah Seharian, Tetap Waspada!

Ketua BPMS GPIG, Pdt. Ronal Oroh, menyampaikan bahwa Sidang Sinode tidak hanya berfungsi sebagai forum evaluasi dan perencanaan program, tetapi juga menjadi momentum pergantian kepemimpinan di tingkat sinode.

Proses tersebut mencakup pemilihan ketua sinode, sekretaris, hingga perangkat kepengurusan lainnya.

Menurut Ronal, seluruh tahapan dalam Sidang Sinode dijalankan secara demokratis sesuai tata gereja.

Karena melibatkan peserta dari berbagai wilayah pelayanan GPIG, persiapan yang matang menjadi kebutuhan utama, termasuk dukungan lintas sektor.

BPMS GPIG telah menetapkan Sidang Sinode akan dilaksanakan pada 14–18 Juli 2026.

Kegiatan tersebut rencananya dipusatkan di Jemaat Maranatha Limboto, Kabupaten Gorontalo, sebagai lokasi utama penyelenggaraan.

Dalam audiensi tersebut, BPMS GPIG berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan, baik secara moril maupun dalam kerangka sinergi kebijakan.

Ronal menilai dukungan pemerintah penting untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dan lancar.

Ronal mengungkapkan, Gubernur Gusnar Ismail merespons rencana tersebut secara positif dan menyatakan dukungannya terhadap agenda gerejawi GPIG.

Ia menilai pemerintah memiliki peran pembinaan terhadap organisasi kemasyarakatan, termasuk lembaga keagamaan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved