Berita Gorontalo
Karimu si Kolor Ijo Kembali Beraksi di Kabila Gorontalo, Obrak-abrik Rumah hingga Todongkan Parang
Warga Kelurahan Oluhuta, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, digegerkan oleh aksi pelaku yang dikenal masyarakat dengan sebutan “Karimu”
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KARIMU-Kolase-Karimu-kembali-beraksi-di-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Warga Kelurahan Oluhuta, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, digegerkan oleh aksi pelaku yang dikenal masyarakat dengan sebutan “Karimu” si Rambut Gondrong Kribo.
Pelaku diduga masuk ke rumah warga pada waktu subuh dan mengancam penghuni rumah menggunakan sebilah pedang, Minggu (5/10/2025).
Korban dalam kejadian tersebut adalah keluarga Rizal Palowa.
Ia menuturkan bahwa peristiwa itu terjadi saat dirinya tengah pergi salat subuh ke masjid.
“Kejadiannya itu kemarin saat saya pergi salat subuh,” ujar Rizal.
Sementara itu, sang istri yang tengah bersiap untuk salat, mendengar suara aneh dari arah lemari.
Awalnya ia mengira suara itu berasal dari kucing yang biasa menggaruk-gaeik lemari.
Namun dugaan itu salah besar, sebab ternyata ada sosok tak diundang di dalam rumah.
Betapa terkejutnya sang istri ketika mendapati sosok yang dikenal warga dengan sebutan Karimu.
“Saat istri bangun ternyata ia melihat sosok Karimu si rambut Gondrong,” kata Rizal.
Sempat mencoba menegur dengan tenang, istri Rizal malah mendapat ancaman.
“(Istri) maitua cuma bilang ‘mo ba apa om?’” ujarnya menirukan perkataan sang istri.
Pertanyaan itu justru membuat suasana makin mencekam.
Pelaku mengeluarkan sebilah pedang dan mengacam meminta uang.
“Ia mengeluarkan pedang dan mengancam meminta uang,” tutur Rizal.
Karena ketakutan, istrinya berusaha menuruti permintaan tersebut dengan menyebut bahwa uang itu ada di tas kamar depan.
“Maitua bilang ada di tas di kamar muka, kemudian dia keluar ambil tas yang berisi uang dan kunci motor,” katanya.
Namun saat itu pula, istri dan anak perempuan Rizal memanfaatkan kesempatan untuk menyelamatkan diri.
“Istri loncat dari jendela bersama dengan anak perempuan saya dan minta tolong ke tetangga yang di sebelah,” ujarnya.
Sayangnya, pertolongan tak langsung datang karena suasana masih gelap dan para pria di lingkungan sekitar juga tengah menunaikan salat subuh di masjid.
Saat Rizal kembali ke rumah, pelaku sudah tak terlihat.
“Setelah saya pulang, Karimu sudah tidak ada,” ujarnya.
Atas kejadian itu, Rizal langsung membuat laporan ke Polsek setempat.
Hingga kini, TribunGorontalo.com masih menelusuri perkembangan penanganan kasus tersebut oleh pihak kepolisian.
Sosok pria misterius yang dikenal warga Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, sebagai “Kolor Ijo”, akhirnya kembali mencuat ke permukaan.
Pelaku yang selama ini disebut-sebut kerap membuat warga resah dengan aksi pencurian malam hari, kini diidentifikasi sebagai Karim Makidu alias Karimu alias Kau.
Rupanya ia seorang residivis pencurian yang telah berulang kali keluar-masuk penjara.
Karimu bukan sekadar pelaku kejahatan biasa. Ia memiliki rekam jejak panjang dan gelap dalam kasus pencurian dengan kekerasan, bahkan disertai tindakan asusila.
Berikut 5 fakta mengejutkan tentang Karimu, si Kolor Ijo dari Gorontalo:
1. Pernah Divonis Penjara 3 Tahun 6 Bulan atas Kasus Pencurian yang Memberatkan
Karimu sempat menjalani proses hukum atas perkara pencurian dalam keadaan memberatkan sesuai dakwaan primer Pasal 363 Ayat (1) ke-3 dan ke-5 KUHP.
Ia dinyatakan bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Gorontalo pada 21 Juni 2021 dan dijatuhi hukuman 3 tahun 6 bulan penjara.
Dalam putusan tersebut, barang bukti yang diamankan antara lain:
Laptop merk Acer 14 inci, Handphone Nokia, 3 alat pancing dan 1 tas sarung pancing, Parang sepanjang 50 cm.
2. Sudah Lima Kali Keluar Masuk Penjara
Kapolres Bone Bolango, AKBP Suka Irawanto, mengonfirmasi bahwa Karimu adalah residivis kelas berat.
Ia telah lima kali keluar masuk Lapas karena kasus serupa.
Artinya, ia bukan hanya pelaku kambuhan, tetapi juga pelaku yang tak jera menjalani hukuman pidana.
3. Dijuluki "Kolor Ijo" karena Beraksi Tengah Malam dan Meresahkan Warga
Julukan “Kolor Ijo” disematkan warga bukan tanpa alasan.
Karimu kerap beraksi pada tengah malam, dengan cara mengendap-endap masuk ke rumah atau pekarangan warga.
Ia sering beraksi tanpa diketahui pemilik rumah, mencuri barang-barang elektronik seperti laptop, handphone, dan tas, serta melakukan aksi cabul bila mendapati korban sendirian.
(*)
| Mahasiswa Pendidikan UNG Bicara Realita Profesi Guru, Ada yang Mengaku Sempat Menyesal |
|
|---|
| Tegas! Wagub Idah Syahidah Tutup Satu Dapur MBG di Kota Gorontalo, 3 Kali Teguran tak Digubris |
|
|---|
| Isu SPPG Diprioritaskan Jadi PPPK, Guru di Gorontalo: Kurang Adil |
|
|---|
| Nilai Zakat Fitrah Seluruh Wilayah di Gorontalo, dari Rp 40-45 Ribu, Berikut Detilnya |
|
|---|
| 5 Karyawan Tambang Pani Pohuwato Gorontalo Diduga Curi Material Mengandung Emas, 10 Kg Dibawa ke Kos |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.