Warga Gorontalo Disekap
Polda Gorontalo Belum Terima Laporan Kasus Penyekapan Agus Hilmi di Kamboja
Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo menyatakan belum menerima laporan resmi terkait dugaan penyekapan Agus Hilimi.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kombes-Pol-Desmont-Harjendro-mengungkap-fakta-terbaru.jpg)
Rencananya, ia akan menuju ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) atau langsung ke bandara.
Pihak keluarga, anggota dewan, dan beberapa pihak terkait sedang mengumpulkan uang untuk membantu kepulangan Agus.
Kepala Desa Tolotio, Sandra Djafar Biu, mengaku telah melaporkan kasus ini ke Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) di Jakarta pada 26 Agustus 2025.
Laporan tersebut diterima dan Kemenlu meminta keluarga tetap berkomunikasi dengan Agus dan mengusahakan agar ia segera melarikan diri ke KBRI untuk mendapatkan perlindungan.
"Agar ini bisa mendapatkan perlindungan dan bisa cepat kembali ke kampung halaman," ujar Sandra.
Ia juga telah diberikan nomor hotline KBRI di Kamboja untuk memantau perkembangan kasus ini.
"Kemenlu akan membantu proses evakuasi warga Tolotio, tapi ini membutuhkan waktu," tegasnya.
(TribunGorontalo.com/Herjianto/Jefry)