Sabtu, 14 Maret 2026

Warga Gorontalo Disekap

Polda Gorontalo Belum Terima Laporan Kasus Penyekapan Agus Hilmi di Kamboja

Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo menyatakan belum menerima laporan resmi terkait dugaan penyekapan Agus Hilimi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Polda Gorontalo Belum Terima Laporan Kasus Penyekapan Agus Hilmi di Kamboja
Dok TribunGorontalo.com
WARGA DISEKAP -- Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro. Pihak kepolisian belum menerima laporan kasus warga atas nama Agus Hilimi yang diduga disekap di Kamboja. 

Agus Hilimi, pria berusia 28 tahun, adalah warga Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo. 

Ia merupakan anak bungsu dari lima bersaudara.

Saat ini Agus tinggal bersama ibunya karena ayahnya sudah meninggal. 

Semua saudaranya sudah menikah, dan hanya ia yang belum.

Keluarga Berharap Pemerintah Bertindak

WARGA DISEKAP -- Kakak ipar Agus Hilmi saat diwawancarai TribunGorontalo.com pada Rabu (27/8/2025). Keluarga berharap Agus segera pulang ke Gorontalo.
WARGA DISEKAP -- Kakak ipar Agus Hilmi saat diwawancarai TribunGorontalo.com pada Rabu (27/8/2025). Keluarga berharap Agus segera pulang ke Gorontalo. (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Ibu Agus, Hadija B Tuli, mengaku sudah khawatir sejak awal kepergian putranya. 

"Pas dia mau pergi kami sudah tanya, 'yakin sudah dengan keputusan ini?' Dia bilang iya. Kami hanya bisa pasrah. Tapi ternyata dia hanya dijebak dan disekap di sana," tutur Hadija sambil meneteskan air mata.

Pihak keluarga telah melaporkan kasus ini ke Polda Gorontalo dengan harapan pemerintah daerah dan pusat segera mengambil langkah.

"Kami mohon kepada Bupati Gorontalo, Gubernur Gorontalo, tolong anak kami dipulangkan. Kami takut terjadi hal buruk pada dia di sana," pinta Hadija.

Meski pihak keluarga dijadwalkan melapor ke Polda Gorontalo pada hari ini, pantauan hingga pukul 12.00 WITA menunjukkan bahwa belum ada laporan resmi yang masuk.

Kondisi Terkini Agus Hilimi

Dari pantauan di rumah Agus pada Rabu (27/8/2025), keluarga besarnya berkumpul menunggu informasi kepulangannya. 

Kepala Desa Tolotio dan seorang anggota DPRD juga terlihat di sana, berkomunikasi dengan Agus yang masih berada di Kamboja.

Menurut catatan Tribun, Agus telah berhasil keluar dari perusahaan ilegal tersebut. 

Ia dibantu oleh seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) untuk melarikan diri. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved