Warga Gorontalo Disekap
Anggota DPRD Gorontalo Minta Pemerintah Bantu Pemulangan Agus Hilimi Korban Sindikat Kamboja
Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Yulis Igirisa, meminta pemerintah segera bertindak untuk memulangkan warganya yang disekap di Kamboja.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/DPRD-ingin-pemerintah-bantu-pemulangan-Agus-Hilimi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Yulis Igirisa, meminta pemerintah daerah dan provinsi segera bertindak untuk memulangkan warganya yang disekap di Kamboja.
Hal ini disampaikan Yulis melalui pesan WhatsApp pada Rabu (27/8/2025).
"Kami meminta Pemda dan Pemprov untuk segera menindaklanjuti dan menyikapi masalah ini dengan serius, khususnya Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi untuk meminta bantuan dari pihak yang berwenang dalam permasalahan tersebut," jelas Yulis kepada wartawan, Rabu.
Ia menyadari bahwa belum ada nota kesepahaman (MoU) terkait kerja sama ketenagakerjaan antara Indonesia dan Kamboja.
Namun, menurutnya, pemerintah tetap berkewajiban untuk melindungi setiap warga negara yang terjerat masalah di luar negeri.
"Ini merupakan kewajiban negara, khususnya Pemda Kabupaten Gorontalo, untuk melindungi setiap warganya yang tersandung masalah di luar negeri," tambahnya.
Yulis juga meminta langkah konkret dalam menangani permasalahan ini, sebab menurutnya hal ini menyangkut nyawa dan harga diri daerah Gorontalo.
"Jangan sampai pemerintah dinilai lambat melindungi warga yang notabene putra asli Gorontalo. Ini menyangkut nyawa dan harga diri daerah," bebernya.
Respons Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Secara terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gorontalo, Kisman Ishak, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah begitu mendapatkan informasi.
Ia langsung berkoordinasi dengan desa dan kecamatan untuk mengumpulkan data terkait pekerja ilegal ini.
"Setelah mendapat informasi, teman-teman kami langsung berkoordinasi dengan desa dan kecamatan," jelasnya.
Kisman menambahkan bahwa ia telah memfasilitasi komunikasi dengan Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) di Gorontalo.
"Karena ini pekerja ilegal, seluruh tanggung jawab diserahkan ke keluarga. Saya hanya memberikan solusi," paparnya.
Hingga saat ini, pihaknya masih terus berkoordinasi agar Agus dapat kembali dengan selamat.