Senin, 9 Maret 2026

Warga gorontalo disekap

Agus Hilmi Warga Gorontalo Mengaku Dipaksa Urus Paspor Malaysia, Diselundupkan dari Thailand

Agus Hilimi, pria asal Gorontalo yang disekap di Kamboja, ternyata dipaksa menggunakan paspor Malaysia dan diselundupkan dari Thailand. 

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Agus Hilmi Warga Gorontalo Mengaku Dipaksa Urus Paspor Malaysia, Diselundupkan dari Thailand
Kolase TribunGorontalo.com/Ist
WARGA DISEKAP -- Kolase foto Agus Hilimi. Warga Desa Tolotio itu mengaku disekap di Kamboja. Agus mengaku menggunakan paspor Malaysia sebelum akhirnya diselundupkan dari Thailand. 

"Mereka minta tebusan kurang lebih Rp 36 juta karena dia tidak mampu kerja sebagai scammer," jelas Sutrisno.

Meskipun demikian, ia optimis korban bisa dipulangkan jika tuntutan perusahaan ilegal tersebut dapat dipenuhi. 

P4MI sendiri sudah mengantongi instruksi penanganan dari BP2MI dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk memulangkan para korban.

Baca juga: BREAKING NEWS: Agus Hilimi Warga Gorontalo Disekap di Kamboja, Diminta Tebusan Rp50 Juta

Pemerintah Larang WNI Bekerja di Kamboja

Kasus Agus dan korban lainnya menguatkan alasan pemerintah Indonesia untuk melarang penempatan tenaga kerja di Kamboja, Myanmar, dan Thailand. 

Larangan ini diberlakukan menyusul maraknya kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di kawasan tersebut.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding, menegaskan bahwa larangan ini diambil karena ketiga negara tersebut belum memiliki perjanjian kerja sama resmi dengan Indonesia terkait penempatan tenaga kerja. Ketiadaan payung hukum ini membuat para WNI rentan dieksploitasi.

"Kami tidak ingin warga negara kita menjadi korban eksploitasi atau kekerasan," tegasnya.

 

(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved