Minggu, 8 Maret 2026

Harga Bahan Pokok

Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Tenggela dan Tuladenggi Gorontalo

Harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Gorontalo mengalami kenaikan signifikan selama bulan Ramadan.

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Tenggela dan Tuladenggi Gorontalo
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
HARGA BAHAN POKOK -- Lapak Salma Yusuf, pedagang di pasar harian, Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Minggu (8/3/2026). Salma menceritakan harga bahan pokok. 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 28 Kepala Keluarga (115 jiwa) di Desa Hulawa terdampak banjir luapan Sungai Taluduyunu yang merendam 28 rumah warga dan satu masjid
  • Prioritas Ramadan: Fokus utama penanganan BPBD Pohuwato saat ini adalah pembersihan material lumpur di tempat ibadah dan hunian warga guna memastikan kegiatan ibadah selama bulan puasa tidak terganggu
  • Kewaspadaan Berkelanjutan: Mengingat Desa Hulawa merupakan zona rawan bencana hidrometeorologi

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Gorontalo mengalami kenaikan signifikan selama bulan Ramadan.

Salah satu komoditas yang paling menonjol kenaikannya adalah cabai rawit (rica) yang kini menembus harga Rp70 ribu per kilogram di sejumlah pasar harian.

Berdasarkan pantauan di Pasar Harian Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, harga cabai rawit stabil di angka Rp70 ribu per kilogram.

Selain cabai, sejumlah komoditas bumbu dapur lainnya juga terpantau masih dibanderol dengan harga yang cukup tinggi.

Seorang pedagang di Pasar Tenggela, Salma Yusuf, mengungkapkan bahwa lonjakan harga cabai rawit ini telah terjadi sejak awal Ramadan dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan hingga saat ini.

"Cabai rawit ini memang harganya sudah begini sejak awal puasa," ujar Salma Yusuf saat ditemui di lapak dagangannya, Minggu (8/3/2026).

Salma menjelaskan bahwa variasi harga cabai juga dipengaruhi oleh jenis dan kualitasnya. Menurutnya, terdapat jenis cabai yang dikenal dengan sebutan "rica patalan" yang harganya lebih miring dibandingkan cabai rawit lokal biasa.

"Kalau rica patalan harganya di bawah (lebih murah). Rica patalan itu bentuknya lebih panjang dan mengandung banyak biji," jelasnya.

Ia menambahkan, cabai jenis tersebut umumnya dipasok dari luar daerah, khususnya dari Sulawesi Tengah.

Meski harganya lebih ekonomis, Salma mengaku enggan menjual rica patalan karena kualitasnya dianggap kurang bersaing dengan produk lokal. Menurutnya, rica patalan cenderung cepat layu dan tingkat kepedasannya tidak terlalu kuat.

"Cabai begitu cepat kempes (layu), rasa pedasnya juga tidak terlalu tajam," imbuhnya.

Di lapak miliknya, Salma merinci daftar harga bahan dapur sebagai berikut:

Cabai rawit: Rp70.000 per kg

Tomat: Rp12.000 per kg

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 08 Maret 2026 (18 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:11
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved