Berita Nasional

Suami Main dengan Anak Usai Cekik Istri hingga Tewas, Dikira Pingsan

Sebuah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang berakhir tragis terjadi di Lingkungan Kekeri, Kelurahan Semayan, Kecamatan Praya, Lombok Tengah.

Editor: Wawan Akuba
Tribun Lombok
KASUS KDRT -- Potret korban semasa hidup. Seorang suami tega mencekik istrinya hingga tak berdaya. Parahnya, ia mengira sang istri hanya pingsan, lalu meninggalkannya untuk bermain dengan anak-anak. Saat ia kembali, kenyataan pahit terungkap: istrinya sudah tak bernyawa. Simak selengkapnya kronologi yang memilukan ini! 

Sosok Istri Pekerja Keras dan Harapan Keluarga

Baiq Miranda dikenal sebagai wanita pekerja keras. Ia memiliki dua anak, yang paling bungsu berusia empat tahun dan si sulung sudah duduk di bangku SMP.

Selain menjadi tenaga alih daya di Angkasa Pura Support, Miranda juga berjualan di Taman Muhajirin Praya.

"Dari segi etikanya juga baik. Kemudian dari segi fisik dapat dibilang cantik dan menarik. Jadi istilahnya kalau saya lihat cowok ini (pelaku) sangat beruntung banget mendapatkan adik saya. Tapi yang saya sayangkan kenapa dia begitu tega menyakiti apalagi sampai membunuh," ujar Bading.

Bading juga mengungkap kekecewaannya karena kasus ini viral di media sosial dengan narasi yang memojokkan korban. Ia meminta agar unggahan-unggahan tersebut dihapus.

"Kami sekeluarga sudah ikhlas dan sedang menunggu serta menjalankan proses hukum yang berlaku," jelasnya.

Pihak Angkasa Pura Support Cabang Lombok, melalui Pelaksana Tugas Branch Manager Muh Saleh Tayang, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Baiq Miranda.

Ia menyebut Miranda sebagai sosok karyawan yang baik dan akan mengurus jaminan kematian bagi almarhumah. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved