Berita Viral
Waspada Penipuan Berkedok Seleksi Pegawai Badan Gizi Nasional, Simak Penjelasan Pihak BGN
Badan Gizi Nasional (BGN) memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan terkait seleksi pegawai yang mengatasnamakan lembaga ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-penipuan-rekrutmen-pegawai.jpg)
Selain meminta uang untuk proses rekrutmen, hal lain yang patut diwaspadai adalah permintaan untuk membayarkan sejumlah uang dengan alasan biaya pelatihan atau seminar.
6. Meminta data pribadi
Sawitri menyampaikan, perusahaan akan meminta data-data pribadi yang dibutuhkan untuk keperluan administrasi.
Namun, data tersebut baru diminta perusahaan bila kandidat sudah diterima bekerja, bukan ketika proses rekrutmen.
Bila kandidat ditawari lowongan pekerjaan dan langsung dimintau data pribadi, ada kemungkinan informasi ini palsu.
Adapun, data pribadi yang sering diminta, meliputi:
- Foto KTP
- SIM
- Kartu Keluarga
- Fotokopi ijazah
- Transkrip nilai
- NPWP.
Sawitri menambahkan, pelaku penipuan biasanya juga meminta data lain secara detail, seperti foto depan dan belakangnya. Padahal, foto seperti itu tidak terlalu diperlukan ketika pencari kerja baru di awal tahap rekrutmen.
"Hati-hati ketika hendak membagikan data-data tersebut, setidaknya sampai sudah melewati tahap interview," tutur Sawitri.
7. Cek informasi perusahaan
Cara lainnya untuk mengetahui lowongan pekerjaan asli atau palsu adalah mengecek informasi perusahaan.
Pastikan perusahaan yang namanya tertera pada lowongan kerja punya kredibilitas alamat dan nomor kontak. Telusuri juga alamat resmi perusahaan.
Jika alamat asli dan yang tertera pada iklan berbeda, ada kemungkinan ini adalah lowongan kerja palsu.
Pencari kerja juga bisa mengecek kontak perusahaan yang dilamar menggunakan aplikasi identifikasi nomor telepon, misalnya Get Contact.
Jangan ketinggalan informasi terkini. Ikuti TribunGorontalo.com untuk mengetahui peristiwa lokal maupun nasional
(TribunGorontalo.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penipuan Berkedok Seleksi Pegawai, Catut Nama Badan Gizi Nasional"