Peringatan Tsunami
Daftar Negara dengan Sistem Peringatan Tsunami Paling Canggih, Indonesia Masuk?
Tsunami merupakan sebuah bencana alam yang datang tiba-tiba sehingga membutuhkan sistem peringatan dini yang cepat, akurat, dan terkoordinasi.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Tsunami kerap datang baik dengan adanya informasi terlebih dahulu maupun tidak terinformasikan.
Sehingga perlu adanya alat yang bisa mendeteksi dan langsung menginformasikan kepada masyarakat tentang peringatan dini tsunami.
Tsunami adalah serangkaian gelombang laut besar yang terbentuk akibat gangguan mendadak di dasar laut.
Gelombang ini juga bisa melaju dengan sangat cepat dan menghantam wilayah pesisir dengan kekuatan yang merusak.
Ciri-ciri awalnya adalah air laut yang tiba-tiba surut secara tidak wajar sebelum gelombang besar datang.
Baca juga: Tepis Isu Hamil, Luna Maya Tertawa: Lagi Datang Bulan, Belum Ada Rencana Punya Anak dengan Maxime
Selain itu, adanya getaran gempa yang dirasakan di daerah pesisir yang disusul dengan suara gemuruh dari laut serta air laut yang berubah warna atau muncul arus deras mendadak.
Dampak tsunami bukan hanya kerusakan pada infrastruktur dan korban jiwa namun melingkupi seluruh aspek kehidupan.
Tsunami merupakan sebuah bencana alam yang datang tiba-tiba dan mematikan sehingga membutuhkan sistem peringatan dini yang cepat, akurat, dan terkoordinasi.
Dilansir dari Tribunnews.com, Negara-negara berikut ini memanfaatkan teknologi canggih, sensor bawah laut, hingga sirine peringatan yang dapat aktif dengan cepat saat bahaya mengancam.
Baca juga: Catat! Gaji Pensiunan PNS Cair Awal Agustus, Ini Waktu dan Syaratnya agar Tak Tertunda
Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengurangan Risiko Bencana (UNDRR) pada tahun 2020 merilis daftar lima negara dengan sistem peringatan dini tsunami terbaik di dunia.
UNDRR merupakan badan utama PBB yang bertugas mengoordinasikan upaya global dalam mengurangi risiko bencana dan membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman seperti gempa bumi, tsunami, banjir, dan lainnya.
Menurut Program Pembangunan PBB (UNDP), sistem peringatan dini yang efektif memerlukan integrasi lima komponen utama, yaitu:
- pengembangan kapasitas kelembagaan dan hukum;
- penerapan teknologi;
- penjangkauan dan solusi berbasis masyarakat;
- keterlibatan sektor swasta; serta
- kerja sama internasional dan berbagi data.
Dengan kata lain, pengembangan sistem peringatan tsunami (TWS) yang canggih membutuhkan biaya yang besar.
Baca juga: BREAKING NEWS: BMKG Cabut Status Waspada Tsunami di Gorontalo, Peringatan Dini Resmi Berakhir
Bahkan, besarnya biaya ini sempat menghambat penyelesaian Sistem Peringatan dan Mitigasi Tsunami Samudra Hindia (IOTWMS), yang melibatkan 28 negara yang berbatasan dengan Samudra Hindia.
IOTWMS adalah salah satu dari empat sistem peringatan tsunami global yang diamanatkan oleh Komisi Oseanografi Antarpemerintah (IOC) UNESCO.
| FOTO Suasana Pengungsi Akibat Peringatan Dini Tsunami Gorontalo Rabu 30 Juli 2025 Kemarin |
|
|---|
| BREAKING NEWS: BMKG Cabut Status Waspada Tsunami di Gorontalo, Peringatan Dini Resmi Berakhir |
|
|---|
| Tak Ada Tsunami, Air Laut Pesisir Gorontalo Tampak Tenang hingga Ombak Mereda |
|
|---|
| Seperti Tak Takut, Warga Gorontalo Padati Tangga Dua Ribu Demi Tonton Langsung Detik-detik Tsunami |
|
|---|
| Gorontalo Waspada Tsunami - Warga Mengungsi, BPBD Terapkan Protokol Waktu Rawan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/peringatan-tsunami-berakhir.jpg)