Peringatan Tsunami

Daftar Negara dengan Sistem Peringatan Tsunami Paling Canggih, Indonesia Masuk?

Tsunami merupakan sebuah bencana alam yang datang tiba-tiba sehingga membutuhkan sistem peringatan dini yang cepat, akurat, dan terkoordinasi.

Editor: Prailla Libriana Karauwan
InaTEWS - BMKG
STATUS WASPADA - Tangkapan layar InaTEWS - BMKG tentang peringatan dini tsunami, Kamis (31/7/2025). Indonesia memiliki sistem canggih untuk mendeteksi adanya peringatan dini tsunami. Ada lima negara yang memiliki sistem canggih tersebut 

IOC adalah badan khusus di bawah naungan UNESCO yang didirikan pada tahun 1960. 

Tujuannya adalah untuk mendorong kerja sama internasional dalam ilmu kelautan, termasuk pengamatan laut, mitigasi bencana, dan pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan.

Selain IOTWMS, tiga sistem peringatan tsunami global lainnya adalah Sistem Peringatan Tsunami Pasifik (PTWS), Sistem Peringatan Dini Karibia (Caribe EWS), dan Sistem Peringatan Tsunami Atlantik dan Mediterania Timur Laut (NEAMTWS).

Sistem-sistem ini memang telah menyelesaikan masalah deteksi dini.

Baca juga: Ramalan Zodiak Libra, Scorpio, Sagitarius Hari Ini 31 Juli 2025: Cinta, Kesehatan, Karier, Keuangan

Namun, tantangan tersendiri bagi masing-masing negara adalah menyebarluaskan peringatan secara tepat waktu dan efektif kepada masyarakatnya.

Kabar baiknya, sejumlah kemajuan telah dicapai, dan setidaknya lima negara telah menunjukkan langkah signifikan di bidang ini.

1. Amerika Serikat

Sebelum berada di bawah naungan IOC pada 1968, AS telah mendirikan Pusat Peringatan Tsunami Pasifik (PTWC) di Hawaii tahun 1949, menyusul gempa dan tsunami Kepulauan Aleut tahun 1946 yang menewaskan 165 orang di Hawaii dan Alaska.

Bersama organisasi saudaranya, Pusat Peringatan Tsunami Nasional (NTWC) yang berbasis di Alaska, AS juga memantau aktivitas tsunami di pesisir timur dan baratnya, serta di wilayah Kanada, Puerto Riko, dan Kepulauan Virgin.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) bekerja sama dengan Early Warning Labs (EWL), perusahaan teknologi AS yang mengembangkan sistem peringatan dini gempa bumi.

Tujuannya adalah memberi waktu bagi masyarakat untuk berlindung dan menciptakan respons otomatis bagi bisnis, transportasi, dan peralatan industri guna mencegah kerusakan besar.

2. Jepang

Jepang memiliki aplikasi gratis bernama YureKuru Call (yang secara harfiah berarti "guncangan akan datang").

Sistem peringatan gabungan untuk gempa bumi dan tsunami nasionalnya telah tersedia jauh sebelum bencana gempa dan tsunami Tohoku pada 2011.

Sistem ini dapat mengeluarkan alarm tsunami tingkat tertinggi ke wilayah sasaran dalam waktu tiga menit setelah gempa terjadi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved