Konflik Thailand Vs Kamboja
Thailand dan Kamboja Akhirnya Sepakat Gencatan Senjata, Malaysia Jadi Penengah
Setelah empat hari bentrok di area perbatasan, Thailand dan Kamboja akhirnya sepakat gencatan senjata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Baku-tembak-di-perbatasan-Thailand-Kamboja.jpg)
Militer Thailand menyatakan Kamboja mengerahkan pesawat tanpa awak pengintai dan pasukan bersenjata berat, termasuk artileri dan roket jarak jauh BM21, memaksa pasukan Thailand membalas.
Mereka juga menuduh Kamboja menyerang wilayah sipil di Thailand, termasuk sebuah rumah sakit, yang menyebabkan kematian.
Sebaliknya, Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja mengutuk agresi militer yang brutal Thailand. Mereka menuduh serangan awal dan pelanggaran perjanjian, serta menyatakan pasukannya bertindak membela diri.
Meskipun ada kekhawatiran akan perang penuh, Penjabat Perdana Menteri Thailand, Phumtham Wechayachai, mengatakan perselisihan ini rumit dan harus ditangani hati-hati sesuai hukum internasional.
Perdana Menteri Kamboja Hun Manet menegaskan keinginannya untuk menyelesaikan masalah secara damai, namun tidak punya pilihan selain menanggapi agresi bersenjata.
Artikel ini dioptimasi dari Kompas.com dan KompasTV