Kamis, 5 Maret 2026

Konflik Thailand Vs Kamboja

Thailand dan Kamboja Akhirnya Sepakat Gencatan Senjata, Malaysia Jadi Penengah

Setelah empat hari bentrok di area perbatasan, Thailand dan Kamboja akhirnya sepakat gencatan senjata.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Thailand dan Kamboja Akhirnya Sepakat Gencatan Senjata, Malaysia Jadi Penengah
X Screengrab/Asiatimes
KONFLIK PERBATASAN -- Ilustrasi perbatasan Thailand dan Kamboja. Baku tembak yang melibatkan tentara kedua negara terjadi di enam lokasi sepanjang perbatasan. Kini kedua negara Asia Tenggara itu sepakat gencatan senjata. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Setelah empat hari bentrok di area perbatasan, Thailand dan Kamboja akhirnya sepakat gencatan senjata.

Gencatan senjata merujuk pada penghentian sementara perang atau konflik bersenjata.

Konflik Kamboja-Thailand telah merenggut puluhan nyawa dan menyebabkan ratusan ribu orang mengungsi.

Melansir pemberitaan AFP via Kompas.com, gencatan senjata tanpa syarat ini akan diberlakukan mulai Selasa, 29 Juli 2025, pukul 00.00 waktu setempat.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, secara langsung mengumumkan kabar baik ini usai memediasi pertemuan bilateral antara kedua negara di Putrajaya pada Senin (28/7/2025). 

"Baik Kamboja maupun Thailand telah menyepakati dua hal penting. Pertama, gencatan senjata segera dan tanpa syarat akan berlaku efektif pada pukul 24.00 malam ini," ujar Anwar dalam konferensi pers, seperti dikutip dari AFP.

Ketegangan antara Thailand dan Kamboja memuncak menjadi konflik bersenjata sejak Kamis, 24 Juli 2025, memicu gelombang kekerasan terburuk di perbatasan kedua negara dalam beberapa tahun terakhir. 

Konflik ini berakar dari sengketa perbatasan yang telah berlangsung puluhan tahun. Eskalasi makin parah setelah seorang tentara Kamboja tewas dalam baku tembak di perbatasan pada Mei 2025.

Hingga Minggu (27/7/2025), sedikitnya 35 orang tewas dan lebih dari 200 lainnya luka-luka akibat baku tembak, serangan artileri, dan serangan udara.

Di pihak Thailand, pemerintah mencatat 22 korban jiwa, termasuk 14 warga sipil. 

Sebanyak 139.000 warga dari tujuh provinsi terdampak telah dievakuasi ke pos darurat.

Sementara itu, Kamboja melaporkan 13 orang meninggal di Provinsi Oddar Meanchey, delapan di antaranya warga sipil. 

Lebih dari 80.000 warga dilaporkan mengungsi sejak serangan pertama terjadi.

Baca juga: Asal Muasal Ikan Nike Gorontalo Terungkap, Ternyata Bukan Endemik dan Punya 13 Spesies

Apa sebenarnya akar permasalahan Thailand-Kamboja?

Sengketa perbatasan yang membentang lebih dari 800 km ini telah menjadi pemicu ketegangan berkala antara kedua negara.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved