Rabu, 18 Maret 2026

Kebakaran di Gorontalo

Nestapa Muhammad Ali, Warga Tenggela Gorontalo Kehilangan Seisi Rumah, Hanya Tersisa Baju di Badan

Nasib malang menimpa Muhammad Ali (70), warga Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo.

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Nestapa Muhammad Ali, Warga Tenggela Gorontalo Kehilangan Seisi Rumah, Hanya Tersisa Baju di Badan
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
RUMAH TERBAKAR -- Kolase foto rumah terbakar dan Muhammad Ali. Seorang warga Desa Tenggela harus kehilangan harta benda berupa perhiasan hingga sertifikat tanah akibat kebakaran rumah. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Nasib malang menimpa Muhammad Ali (70), warga Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo.

Ali harus menerima kenyataan kehilangan seisi rumah akibat insiden kebakaran pada Senin pagi (21/7/2025).

Peristiwa yang terjadi sekitar 08.30 Wita itu menjadi pukulan telak untuk Ali dan keluarganya.

Nestapa bagi Ali karena bukan hanya rumah saja yang terbakar, perhiasan hingga sertifikat tanah pun ludes.

"Di dalam ada uang Rp 7 juta dan emas 3 gram," ujar anak Ali, Yulin Muhammad (44) kepada TribunGorontalo.com, Minggu (21/7/2025).

Yulin tak mampu menahan tangis, suaranya bergetar dan tatapan matanya selalu tertuju ke arah rumah yang tersisa puing-puing. 

"Saat itu saya tidak di rumah, ada di rumah saudara," ujarnya.

Sementara itu, Yulin hanya bisa memandangi sisa rumahnya dari sudut rumah saudaranya. 

Rumah yang sebelumnya menjadi tempat ia dan anak-anaknya berlindung, kini hangus terbakar.

Satu-satunya harta tersisa hanyalah baju di badan.

Saat api mulai menjalar, sang pemilik rumah sedang berada di dalam, mengganti gorden. 

Baca juga: Tony Harun Anggota DPRD Gorontalo Sangkut Pautkan Pembakaran Mobil dengan Persaingan Politik

Tak disangka, hanya dalam hitungan menit, rumah yang telah lama menjadi tempat bernaungnya seketiks menjadi kobaran api yang ganas. 

"Saya saat itu sementara ganti gorden. Tiba-tiba api mulai membumbung dan asap sudah masuk ke dalam rumah," ujar Ali.

Ali yang tinggal bersama anak dan dua cucunya mengatakan bahwa saat kejadian berlangsung, hanya dirinya seorang yang berada di rumah. 

Menyadari kobaran api semakin membesar, ia dan keluarganya segera menyelamatkan diri.

Ali yang diketahui tinggal bersama empat cucunya menyampaikan bahwa saat kejadian hanya dirinya yang berada di rumah.

Kebakaran diduga disebabkan colokan listrik di belakang rumah.

Baca juga: Viral Wanita Cantik Ketahuan Curi Pakaian di Toko Kota Gorontalo, Pelaku Tuai Simpati Warganet

Namun, Ali menegaskan tidak ada barang elektronik yang sedang digunakan saat itu.

"Tidak ada yang sedang di-charge. Saya juga pastikan tidak ada barang yang sedang tercolok," ungkapnya.

Tidak satu pun barang dapat diselamatkan. Seluruh isi rumah ludes terbakar.

Sisa bangunan yang hangus hanya menyisakan puing puing.

Pakaian untuk anaknya bersekolah juga juga Ludes.

"Anak baru mau masuk SMA kelas X, tapi bajunya sudah hangus juga," ujar Yulin.

Kini mereka hanya tinggal berharap uluran tangan dari pemerintah.

 

 

(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved