Kebakaran di Gorontalo
Kondisi Terkini Rumah di Perum Griya Rima Pentadio Barat Gorontalo Pascakebakaran
Kondisi rumah pascakebakaran di Perum Griya Rima, Desa Pentadio Barat, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, tampak sepi
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kondisi-rumah-pascakebakaran-di-Perum-Griya-Rima.jpg)
Ringkasan Berita:
- Rumah di Perum Griya Rima Pentadio Barat tampak sepi pascakebakaran, dengan atap ludes terbakar
- Api cukup besar namun berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke rumah lain
- Penyebab diduga korsleting listrik, dengan kerugian satu unit rumah
TRIBUNGORONTALO.COM – Kondisi rumah pascakebakaran di Perum Griya Rima, Desa Pentadio Barat, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, tampak sepi pada Jumat (16/1/2026) pagi.
Pantauan TribunGorontalo.com di lokasi menunjukkan tidak ada aktivitas warga maupun pemilik rumah di tempat kejadian perkara (TKP).
Sisa-sisa kebakaran masih terlihat jelas. Rongsokan material bangunan berupa atap dan seng tampak ditumpuk di halaman depan rumah.
Bangunan utama masih berdiri kokoh, namun seluruh bagian atap ludes dilalap api. Kerusakan juga terlihat pada kayu dinding dan jendela yang hangus terbakar.
Meski lokasi telah dipasangi garis polisi, kondisi di dalam rumah masih tampak jelas dari luar. Seluruh perkakas serta barang-barang di dalam rumah dilaporkan habis terbakar.
Kanit Damkar Kabupaten Gorontalo, Farid Taha, menjelaskan bahwa kobaran api saat kejadian cukup besar dan berasal dari dalam rumah.
“Memang kalau kita lihat apinya itu besar dari dalam,” ujarnya.
Beruntung, api dapat segera dikendalikan sehingga tidak merembet ke rumah di sebelah kanan bangunan. Selain itu, di bagian belakang rumah juga terdapat kawasan perumahan lain yang masih dalam tahap pembangunan.
Farid menambahkan, pemilik rumah tidak berada di lokasi saat peristiwa kebakaran terjadi.
“Ia (pemilik rumah) mendengar informasi dari tetangga bahwa rumahnya terbakar, sehingga ia buru-buru pulang,” katanya.
Saat ini, lokasi kebakaran telah dipasangi garis polisi dan penanganannya diserahkan kepada aparat kepolisian.
“Untuk saat ini sudah dipasang garis polisi, berarti sudah diambil alih polisi untuk proses penyelidikan,” jelas Farid.
Baca juga: Breaking News: Polisi Gerebek Judi Sabung Ayam di Desa Tumba Gorontalo Utara, 3 Warga Ditangkap
Kronologi Kejadian
Peristiwa kebakaran terjadi pada Kamis (15/1/2026) sore, menjelang waktu magrib.
Berdasarkan keterangan Damkar Kabupaten Gorontalo, kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat api membesar di bagian atap rumah milik Muh. Putra Pratama M. Rumayar.
Seorang warga, Hendra, mengaku tiba-tiba melihat api sudah menyala di bagian atap rumah korban. Mengetahui hal tersebut, warga setempat sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya. Namun api terus membesar dan sulit dikendalikan.
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan pada pukul 17.37 Wita dan tiba di lokasi sekitar pukul 17.42 Wita. Proses pemadaman, pendinginan, serta pelokalisiran area kebakaran berlangsung hingga pukul 20.04 Wita sebelum situasi dinyatakan aman dan terkendali.
Dalam laporan tersebut juga dijelaskan bahwa penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik. Akibat peristiwa ini, korban mengalami kerugian berupa satu unit rumah.