Kebakaran di Gorontalo
Breaking News: Kebakaran di Desa Limehu Gorontalo, Rumah dan Uang Puluhan Juta Ludes
Satu unit rumah milik warga Desa Limehu, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-kebakaran-rumah-Damkar-tengah-memadamkan-api.jpg)
Ringkasan Berita:
- Satu unit rumah milik warga Desa Limehu, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo
- Selain bangunan dan isi rumah, uang tunai senilai Rp20 juta juga ikut hangus terbakar
- Lokasi rumah berada di tengah persawahan dengan akses jalan setapak
TRIBUNGORONTALO.COM – Satu unit rumah milik warga Desa Limehu, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, ludes dilalap si jago merah pada Sabtu (17/1/2025) malam.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 Wita dan menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya. Dalam laporan Damkar Kabupaten Gorontalo, disebutkan pula uang tunai senilai Rp20 juta ikut hangus terbakar.
Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kanit UPTD Damkar Kabupaten Gorontalo, Farid Taha. Ia menjelaskan, pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 19.58 Wita dan langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
“Benar, kebakaran tadi malam sekitar pukul 20.00 Wita. Setelah mendapat informasi, personel langsung menuju TKK,” kata Farid saat dikonfirmasi, Minggu (18/1/2026).
Petugas pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 20.15 Wita. Namun, proses penanganan terkendala karena rumah korban berada di tengah area persawahan dengan akses jalan hanya berupa setapak, sehingga kendaraan pemadam tidak bisa masuk.
Kondisi tersebut membuat api cepat menghanguskan rumah sebelum berhasil dikendalikan. Petugas akhirnya melakukan pemadaman secara manual dengan memanfaatkan sumber air di sekitar lokasi.
Berdasarkan keterangan korban, Rasuna Tilango, kebakaran diduga bermula dari aktivitas memasak di bagian belakang rumah. Saat kejadian, korban sempat meninggalkan tungku kayu yang masih menyala.
“Berdasarkan keterangan Ibu Rasuna Tilango, ia sedang memasak air menggunakan tungku kayu di bagian belakang rumahnya,” jelas Farid.
Tak lama kemudian, api membesar tanpa disadari korban yang saat itu berada di bagian depan rumah. “Ibu Rasuna langsung berteriak meminta tolong kepada masyarakat untuk menghubungi pemadam kebakaran,” tambahnya.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, rumah beserta seluruh isinya, termasuk uang tunai Rp20 juta, tidak berhasil diselamatkan.
Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 21.48 Wita dengan melibatkan unsur TNI, Polri, serta masyarakat setempat yang turut membantu di lapangan. (*)