Sains dan Teknologi
Ilmuwan Ciptakan Jaringan Jantung 3D di Laboratorium, Membuka Harapan Baru untuk Pengobatan
Para ilmuwan dari Laboratorium Rekayasa Biojantung QIMR Berghofer berhasil mengembangkan jaringan jantung tiga dimensi yang tumbuh di laboratorium.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GAMBAR-JANTUNG-Jaringan-yang-sakit-DSP-yang-berwarna-kuning.jpg)
“Dalam cardiac organoids, penyakit ini memicu terbentuknya jaringan parut (fibrosis) dan membuat jaringan memompa darah dengan kurang efektif — mirip dengan kondisi yang dialami pasien,” jelas Hudson.
“Kami kemudian menguji jenis obat baru yang disebut bromodomain and extra-terminal protein inhibitor dan menemukan bahwa obat ini mampu memperbaiki fungsi jaringan jantung.”
Penelitian ini turut melibatkan Murdoch Children’s Research Institute (MCRI) dan The Royal Children’s Hospital, yang berperan penting dalam analisis lanjutan gen dan protein, serta memodelkan penyakit jantung menggunakan sampel dari Melbourne Children’s Heart Tissue Bank.
Associate Professor Richard Mills dari MCRI menegaskan bahwa temuan ini dapat mempercepat proses penemuan terapi yang mampu meningkatkan fungsi jantung.
“Pendekatan kami memungkinkan pemodelan kondisi jantung anak-anak dengan lebih akurat, untuk akhirnya menemukan pengobatan yang lebih baik bagi sebagian pasien yang paling rentan di masyarakat,” ujar Mills.
“Kolaborasi dengan QIMR Berghofer dan The Royal Children’s Hospital ini mempercepat kemajuan ke arah tersebut, dan metode ini berpotensi digunakan pada berbagai spektrum penyakit jantung pada anak.” (*)
| SpaceX Luncurkan 28 Satelit ke Orbit Rendah Bumi, Warga California Sempat Dengarkan Sonic Boom |
|
|---|
| iPhone 17 Kena Masalah Serius, Pengguna Keluhkan Sinyal Hilang dan Wi-Fi Putus |
|
|---|
| Apple Punya Jurus Rahasia untuk iPhone Lipat, Siap Balikkan Dominasi Samsung dan Google? |
|
|---|
| Tablet Sultan Baru! Samsung Tab S11 Ultra Usung Layar 14,6 Inci AMOLED |
|
|---|
| Belanda Paksa Facebook-Instagram Kembali ke Timeline Lama, Bukan Lagi Rekomendasi Profiling |
|
|---|