Berita Internasional
Ternyata Juliana Marins Selebgram Asal Brasil Masih Hidup 32 Jam di Jurang Rinjani Usai Terjatuh
Info terbaru dari Juliana Marins, Selebgram asal Brasil yang meninggal di Gunung Rinjani. Ternyata dirinya masih hidup selama 32 jam usai terjatuh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/JATUH-DI-GN-RINJANI-Juliana-Marins-jatuh-di-Gunung-Rinjani.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Info terbaru dari Juliana Marins, Selebgram asal Brasil yang meninggal di Gunung Rinjani.
Setelah autopsi kedua yang dilakukan di Brasil, tempatnya berasal, Juliana Marinsi disebut masih sempat hidup sekitar 32 jam usai terjatuh.
Namun, karena tak ada pertolongan dan juga pasokan daya tahan tubuh, akhirnya Julianan Marins meninggal.
Dilansir dari Kompas.com, Hasil otopsi kedua Juliana Marins di Brasil menyebutkan, sang pendaki berusia 26 tahun itu masih hidup 32 jam setelah jatuh pertama di Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Keluarga Juliana Marins bersama sejumlah ahli forensik memberikan keterangan pers terkait hasil tersebut pada Jumat (11/7/2025) sore waktu setempat.
Baca juga: Pendaftar Sekolah Kedinasan 2025 Tembus 81 Ribu Orang, STAN Jadi Favorit Paling Banyak Diminati
Menurut keterangan Mariana Marins, saudari Juliana, korban baru meninggal setelah terjatuh untuk kali kedua di jalur pendakian.
Ahli forensik dari Kepolisian Sipil Brasil, Reginaldo Franklin, menduga Juliana sempat terpeleset bagian belakang tubuhnya, lalu mengalami benturan fatal di kepala saat jatuh terakhir pada Jumat (20/6/2025).
"Juliana awalnya jatuh sejauh 220 meter, termasuk terpeleset 61 meter di dinding batu curam," jelas Mariana, dikutip dari G1 Globo.
Ia menambahkan, dinding tersebut terdiri dari batuan dan pasir terjal, yang menghubungkan titik awal pendakian ke area jatuh.
Hasil pemeriksaan biologis juga mengungkap perkiraan waktu kematian korban.
Franklin menjelaskan, keberadaan larva di kulit kepala membantu memperkirakan waktu meninggalnya Juliana.
Baca juga: PPG 2025 Tahap 2 Resmi Dibuka, Simak Jadwal Lengkap, Syarat Peserta, dan Cara Lapor Diri
"Tanggal 22 (Juli), tengah hari, ditambah 15 menit: itulah waktu kematian Juliana Marins. Dia bertahan sekitar 32 jam setelah jatuh pertama," ujar Franklin.
Ahli swasta, Nelson Massini, yang turut memantau proses otopsi kedua, menduga korban sudah mengalami cedera paha sejak jatuh pertama.
"Itu adalah kematian yang agonis, hemoragik, dan menyakitkan," ungkap Massini.
Berdasarkan analisis tim, Juliana diduga terjatuh hingga total 220 meter pada insiden pertama.