Minggu, 22 Maret 2026

Berita Populer Gorontalo

GORONTALO TERPOPULER - Ortu Siswi Diminta Patungan Untuk Kebutuhan Sekolah - RSTN Bakal Ganti Nama

Simak tiga berita populer Gorontalo hari ini, Selasa (8/7/2025). Gorontalo terpopuler adalah tiga berita yang paling sering dibaca oleh masyarakat.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto GORONTALO TERPOPULER - Ortu Siswi Diminta Patungan Untuk Kebutuhan Sekolah - RSTN Bakal Ganti Nama
Kolase TribunGorontalo.com
GORONTALO TERPOPULER - Kolase tiga foto dari berita yang masuk ke Gorontalo terpopuler hari ini, Selasa (8/7/2025). Gorontalo terpopuler adalah tiga berita yang paling sering dibaca oleh masyarakat. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Simak tiga berita populer Gorontalo hari ini, Selasa (8/7/2025).

Gorontalo terpopuler adalah tiga berita yang paling sering dibaca oleh masyarakat.

Di dalamnya berisi tentang pemberitaan mengenai peristiwa, cerita menarik dari warga hingga politik.

Seperti berita pertama Gorontalo terpopuler adalah ortu siswa diminta patungan untuk penuhi kebutuhan sekolah

Berita kedua adalah kemarau diprediksi akan molor dua bulan

Dan berita ketiga adalah Rumah sakit secepatnya bakal ganti nama.

Berikut tiga berita Gorontalo terpopuler selengkapnya hari ini, Selasa (7/6/2025):

1. Ortu Siswa MIN 2 Kabupaten Gorontalo Diminta Patungan Penuhi Kebutuhan Sekolah Ratusan Juta

DUGAAN PUNGLI -- Viral dugaan pungli di MIN 2 Kabupaten Gorontalo gara-gara orangtua patungan 25 ribu per bulan untuk biayai kebutuhan sekolah.
DUGAAN PUNGLI -- Viral dugaan pungli di MIN 2 Kabupaten Gorontalo gara-gara orangtua patungan 25 ribu per bulan untuk biayai kebutuhan sekolah. (WEB MIN 2)

Rapat dengar pendapat (RDP) gabungan antara Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan serta Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat dan IPTEK DPRD Provinsi Gorontalo berlangsung tegang, Selasa (8/7/2025). 

Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah dugaan pungutan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kabupaten Gorontalo.

Perlu diketahui bahwa MIN 2 Kabupaten Gorontalo memiliki sejumlah kebutuhan termasuk honor untuk petugas kebersihan (cleaning service), pembimbing tahfiz dan manasik haji sebesar Rp74.400.000.

Lalu ada pula kegiatan siswa seperti marching band, pramuka, PMR, dan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) senilai Rp37.000.000. 

Namun karena keterbatasan anggaran, setiap orang tua diminta menyetor Rp25.000 per bulan untuk tahun ajaran 2025/2026.

Karena pungutan itu, sejumlah orang tua pun protes hingga terjadi rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Provinsi Gorontalo pagi tadi.

Baca selengkapnya

2. Kemarau Gorontalo Diprakirakan Molor Dua Bulan, Petani Terancam

BMKH - Kantor Stasiun Klimatologi BMKG Gorontalo menjadi pusat pemantauan cuaca dan iklim di wilayah Provinsi Gorontalo. Di sinilah data penting tentang musim, hujan, hingga potensi bencana disusun dan disebarluaskan ke publik. (Foto: TribunGorontalo)
BMKG - Kantor Stasiun Klimatologi BMKG Gorontalo menjadi pusat pemantauan cuaca dan iklim di wilayah Provinsi Gorontalo. Di sinilah data penting tentang musim, hujan, hingga potensi bencana disusun dan disebarluaskan ke publik. (Foto: TribunGorontalo) (FOTO: Arianto Panambang, TribunGorontalo.com)

Musim kemarau 2025 di Provinsi Gorontalo diprediksi tak akan datang tepat waktu.

Bahkan, sebagian besar wilayah akan mengalaminya dengan jeda hingga 70 hari dari jadwal klimatologis normal.

Hal ini terungkap dari analisis prakiraan musim kemarau yang dirilis Stasiun Klimatologi BMKG Gorontalo, Selasa (8/7/2025).

Fenomena ini diperkirakan bakal membawa dampak signifikan, khususnya bagi sektor pertanian.

Menurut Kepala Stasiun Klimatologi Gorontalo, Merpati Nalle, kemunduran musim kemarau terjadi hampir di seluruh Zona Musim (ZOM) di wilayah ini.

“Mayoritas ZOM di Gorontalo, seperti ZOM_07 dan ZOM_08, mengalami kemunduran awal musim kemarau antara 40 hingga 70 hari. Ini menyebabkan durasi musim kemarau menjadi lebih pendek, bahkan berpotensi lebih basah dari biasanya,” jelas Merpati.

Baca selengkapnya

3. Rumah Sakit Tani Nelayan Boalemo Gorontalo Secepatnya Bakal Ganti Nama jadi RSUD Clara Gobel

GANTI NAMA -- Perjalanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tani dan Nelayan (RSTN) Kabupaten Boalemo bermula pada 12 Oktober 2002 dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Gorontalo saat itu, Ir. Fadel Mohamad.
GANTI NAMA -- Perjalanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tani dan Nelayan (RSTN) Kabupaten Boalemo bermula pada 12 Oktober 2002 dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Gorontalo saat itu, Ir. Fadel Mohamad. (MAPS)

Rumah Sakit Tani dan Nelayan (RSTN) Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, dalam waktu dekat bakal berganti nama menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) drg. Clara Gobel.

Pergantian nama ini masih dalam tahap pengusulan, namun telah mendapatkan dukungan luas dari pemerintah daerah serta keluarga besar almarhumah drg. Clara Gobel.

Direktur RSTN, dr. Rahmawaty Dai, mengatakan bahwa usulan pergantian nama rumah sakit sudah melalui proses panjang.

Kata dia proses itu termasuk musyawarah lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan audiensi resmi dengan keluarga drg. Clara Gobel.

"Nama drg. Clara Gobel bukan hanya simbol. Ini bentuk penghormatan kami atas jasa dan dedikasi beliau yang telah mengabdi selama puluhan tahun sebagai tenaga medis di Boalemo," kata Rahmawaty kepada TribunGorontalo.com, Selasa (8/7/2025).

Ia menyebut, Clara Gobel merupakan dokter gigi pertama yang bertugas di wilayah Boalemo dan dikenal luas sebagai tokoh penggerak pelayanan kesehatan di pedesaan.

Baca selengkapnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved