Minggu, 8 Maret 2026

Perang Iran dan AS

Serangan AS ke Iran Bikin Donald Trump Terancam Dimakzulkan, Rupanya Tanpa Persetujuan Kongres

Serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran membuat Donald Trump berpotensi dimakzulkan dari jabatan kepresidenan.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Serangan AS ke Iran Bikin Donald Trump Terancam Dimakzulkan, Rupanya Tanpa Persetujuan Kongres
Photo by Win McNamee
TRUMP TERANCAM DIMAKZULKAN - Presiden Donald Trump. Serangan AS ke Iran membuat Trump berpotensi dimakzulkan. 

Meskipun eksekutif secara teknis tidak memiliki kewenangan hukum untuk memerintahkan serangan militer asing tanpa persetujuan Kongres, beberapa presiden sebelumnya, termasuk Bill Clinton, Barack Obama, dan Trump selama masa jabatan pertamanya, melancarkan tindakan militer serupa di Libya, Sudan, Afghanistan, dan Iran.

Di sisi lain, Wakil Presiden AS JD Vance membela penuh keputusan Trump menyerang Iran. 

"Pertama-tama, presiden memiliki kewenangan yang jelas untuk bertindak guna mencegah penyebaran senjata pemusnah massal," kata Vance di acara Meet the Press with Kristen Welker di NBC.

Baca juga: Viral Wanita Buang Uang ke Driver Ojol Gorontalo, Identitasnya Terungkap

Apa Alasan Amerika Serang Iran? 

Diberitakan sebelumnya, Amerika Serikat meledakkan tiga situs nuklir Iran pada Minggu (22/6/2025) pagi WIB.

Keberhasilan serangan udara itu menuai pujian dari Presiden AS, Donald Trump.

"Beberapa waktu lalu, militer AS melakukan serangan presisi besar-besaran terhadap tiga fasilitas nuklir utama di rezim Iran: Fordo, Natanz, dan Isfahan," kata dia, dikutip dari Fox News.

Trump menyebut, keputusan AS untuk menyerang Iran sudah dipertimbangkan selama dua minggu. 

Sebelumnya, Trump mengatakan sudah berulang kali mendesak Iran untuk membuat kesepakatan mengenai program nuklirnya. 

Namun, Iran justru menarik diri dari perundingan yang dijadwalkan berlangsung di Oman pada Minggu (15/6/2025).

Sementara itu, Israel telah melancarkan serangan ke Iran setelah intelijen Israel mengindikasikan program nuklir Iran berkembang pesat pada Kamis (12/6/2025). 

Lantas, apa alasan Amerika serang Iran dan menghancurkan tiga situs utama nuklirnya?

Alasan Amerika serang Iran Melalui pidatonya, Trump mengungkap alasannya menyerang tiga fasilitas nuklir milik Iran adalah untuk menghentikan ancaman nuklir. 

"Tujuan kami adalah menghancurkan kapasitas pengayaan nuklir Iran dan menghentikan ancaman nuklir yang ditimbulkan oleh negara sponsor teror nomor satu di dunia," kata Trump, dikutip dari CNN. 

"Malam ini, saya dapat melaporkan kepada dunia bahwa serangan itu merupakan keberhasilan militer yang spektakuler," imbuhnya. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved