Berita Internasional
12 Warga Negara Ini Dilarang Masuk Amerika, Efektif Berlaku Senin Hari Ini 9 Juni 2025
Kebijakan pembatasan perjalanan Amerika Serikat yang baru, yang digagas oleh mantan Presiden Donald Trump, akan resmi berlaku pada hari Senin, 9 Juni
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ATURAN-TRUMP-Presiden-Donald-Trump-melarang.jpg)
Dalam sebuah video yang diunggah di media sosial pada Rabu lalu, Trump mengklaim bahwa warga negara-negara yang masuk dalam daftar larangan menimbulkan risiko "terkait terorisme" dan "keamanan publik," serta risiko overstay visa.
Ia juga menyebutkan bahwa beberapa negara ini memiliki sistem penyaringan dan pemeriksaan yang "kurang" atau secara historis menolak menerima kembali warganya.
Trump bahkan mengaitkan larangan baru ini dengan serangan teroris di Boulder, Colorado, mengatakan bahwa itu menggarisbawahi bahaya yang ditimbulkan oleh beberapa pengunjung yang melebihi batas waktu visa.
Namun, perlu dicatat bahwa pelaku serangan tersebut berasal dari Mesir, negara yang tidak masuk dalam daftar pembatasan Trump, dan ia dilaporkan overstay visa turisnya.
Kecaman dari Organisasi Kemanusiaan dan Internasional
Kebijakan ini dengan cepat menuai kecaman dari kelompok-kelompok yang menyediakan bantuan dan bantuan permukiman bagi para pengungsi.
Abby Maxman, presiden Oxfam America, sebuah organisasi bantuan internasional nirlaba, menyatakan kebijakan ini bukan tentang keamanan nasional.
"Ini tentang menabur perpecahan dan memfitnah komunitas yang mencari keselamatan dan peluang di Amerika Serikat," katanya.
Pemerintah Presiden Venezuela Nicolás Maduro juga mengecam larangan perjalanan ini,
Ia menggambarkannya dalam sebuah pernyataan sebagai kampanye stigmatisasi dan kriminalisasi terhadap warga Venezuela. (*)
| Fantastis! Amerika Rugi Rp 12 Triliun Hanya dalam 24 Jam Serang Iran, Ini Rincian Biayanya |
|
|---|
| Serangan Udara Hantam Ibu Kota Iran, Amerika Serikat Disebut Turut Terlibat |
|
|---|
| Presiden Amerika Donald Trump Heran Iran tak Juga Menyerah Padahal Diancam |
|
|---|
| Presiden Meksiko Tetap Percaya Diri Sambut Piala Dunia Meski Kartel Narkoba Mengamuk |
|
|---|
| Putusan Mahkamah Agung Gagalkan Tarif Darurat, Trump Balas dengan Skema 10 Persen |
|
|---|