Polisi Keroyok TNI
7 Fakta Anggota Polri Keroyok Seorang TNI di Gorontalo, Sopir Bentor Turut Jadi Korban
Sejumlah fakta terungkap dalam kasus dua anggota polri melakukan pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI di Gorontalo.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dtykjrsyjsxfrygjyhrj.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Sejumlah fakta terungkap dalam kasus dua anggota Polri melakukan pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI di Gorontalo.
Peristiwa ini terjadi di kompleks perumahan Polres Gorontalo pada Rabu (4/6/2025) malam.
Disclaimer : Artikel ini mengalami perubahan. Pelaku bukan lagi anggota Brimob Polda Papua tapi sudah bertugas di reserse Polda Papua.
Berikut fakta-fakta sementara yang diterima TribunGorontalo.com.
1. Pelaku Anggota Polri di Polda Papua Barat
Diketahui, anggota Polri pelaku pengeroyokan bertugas di Polda Papua Barat.
Salah satu pelaku bernama Ipda Aprianto.
Keduanya menghabiskan liburan cuti di Gorontalo.
2. Pelaku mabuk miras
Dua pelaku diduga tersinggung ketika korban meminta mereka memindahkan kendaraan.
Menurut Kepala Penerangan Korem 133/Nani Wartabone, Kapten Inf Suyono, insiden bermula ketika anggota TNI menaiki becak motor (bentor) yang dikemudikan oleh Ical.
Saat hendak memasuki perumahan di kawasan Polres Gorontalo, jalanan terhalang beberapa sepeda motor.
Anggota TNI itu kemudian meminta pemilik sepeda motor untuk memindahkan kendaraannya.
Namun, dua anggota Polri yang berada di lokasi justru tersinggung karena permintaan anggota TNI itu.
"Karena oknum (polri) itu mabuk, dia bareng temannya dan tujuh masyarakat memukuli anggota TNI," jelas Kapten Inf Suyono ditemui TribunGorontalo.com pada Kamis (5/6/2025) pagi.
3. Sopir Bentor turut jadi korban
Kapten Suyono menyebut pelaku penganiayaan berjumlah sembilan orang.
Dua anggota Polri dibantu oleh tujuh warga yang berada di kawasan Polres Gorontalo.
Tujuh warga itu turut terlibat dalam kekerasan fisik terhadap oknum TNI.
Tak hanya itu, sopir bentor yang mengantar personel Korem 133/Nani Wartabone itu pun menjadi korban pengeroyokan.
4. Korban mengaku anggota TNI
| Konflik TNI dan Polisi Papua Barat di Gorontalo Berakhir Damai, Mediasi Digelar di Polres |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Konflik Polisi Vs TNI Gorontalo Berakhir Damai, Murni Kesalahpahaman |
|
|---|
| Ipda Aprianto, Anggota Polda Papua Barat Mabuk Miras saat Aniaya Seorang TNI Gorontalo |
|
|---|
| Bukan Masalah Asmara, 2 Polisi Keroyok Anggota TNI Gorontalo karena Tersinggung Perkataan Korban |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Seorang Anggota TNI Gorontalo Dikeroyok 2 Anggota Polda Papua Barat Bersama 7 Warga |
|
|---|