Rabu, 18 Maret 2026

Polisi Keroyok TNI

7 Fakta Anggota Polri Keroyok Seorang TNI di Gorontalo, Sopir Bentor Turut Jadi Korban

Sejumlah fakta terungkap dalam kasus dua anggota polri melakukan pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI di Gorontalo.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto 7 Fakta Anggota Polri Keroyok Seorang TNI di Gorontalo, Sopir Bentor Turut Jadi Korban
kompasiana
Ilustrasi penganiayaan. 7 Fakta Anggota Polri Keroyok Seorang TNI di Gorontalo, Sopir Bentor Turut Jadi Korban 

TRIBUNGORONTALO.COM – Sejumlah fakta terungkap dalam kasus dua anggota Polri melakukan pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI di Gorontalo.

Peristiwa ini terjadi di kompleks perumahan Polres Gorontalo pada Rabu (4/6/2025) malam.

Disclaimer : Artikel ini mengalami perubahan. Pelaku bukan lagi anggota Brimob Polda Papua tapi sudah bertugas di reserse Polda Papua.

Berikut fakta-fakta sementara yang diterima TribunGorontalo.com.

1. Pelaku Anggota Polri di Polda Papua Barat

Diketahui, anggota Polri pelaku pengeroyokan bertugas di Polda Papua Barat.

Salah satu pelaku bernama Ipda Aprianto.

Keduanya menghabiskan liburan cuti di Gorontalo.

2. Pelaku mabuk miras

Dua pelaku diduga tersinggung ketika korban meminta mereka memindahkan kendaraan.

Menurut Kepala Penerangan Korem 133/Nani Wartabone, Kapten Inf Suyono,  insiden bermula ketika anggota TNI menaiki becak motor (bentor) yang dikemudikan  oleh Ical.

‎Saat hendak memasuki perumahan di kawasan Polres Gorontalo, jalanan terhalang beberapa sepeda motor.

Anggota TNI itu kemudian meminta pemilik sepeda motor untuk memindahkan kendaraannya.

‎Namun, dua anggota Polri yang berada di lokasi justru tersinggung karena permintaan anggota TNI itu.

‎"Karena oknum (polri) itu mabuk, dia bareng temannya dan tujuh masyarakat memukuli anggota TNI," jelas ‎Kapten Inf Suyono ditemui TribunGorontalo.com pada Kamis (5/6/2025) pagi.

3. Sopir Bentor turut jadi korban

Kapten Suyono menyebut pelaku penganiayaan berjumlah sembilan orang.

Dua anggota Polri dibantu oleh tujuh warga yang berada di kawasan Polres Gorontalo.

Tujuh warga itu turut terlibat dalam kekerasan fisik terhadap oknum TNI.

Tak hanya itu, sopir bentor yang mengantar personel Korem 133/Nani Wartabone itu pun menjadi korban pengeroyokan.

4. Korban mengaku anggota TNI

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved