Senin, 23 Maret 2026

Polisi Keroyok TNI

7 Fakta Anggota Polri Keroyok Seorang TNI di Gorontalo, Sopir Bentor Turut Jadi Korban

Sejumlah fakta terungkap dalam kasus dua anggota polri melakukan pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI di Gorontalo.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto 7 Fakta Anggota Polri Keroyok Seorang TNI di Gorontalo, Sopir Bentor Turut Jadi Korban
kompasiana
Ilustrasi penganiayaan. 7 Fakta Anggota Polri Keroyok Seorang TNI di Gorontalo, Sopir Bentor Turut Jadi Korban 

Merasa dirinya terdesak, korban lantas berteriak kepada pelaku bahwa dirinya anggota TNI.

Sontak dua Polri itu langsung berhenti memukuli korban.

‎“Jadi awalnya mereka nggak tahu dia anggota TNI. Setelah bilang ‘saya anggota’ baru berhenti dipukul,” jelas Suyono.

Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Anggota TNI Gorontalo Dikeroyok 2 Brimob Papua Barat Bersama 7 Warga

5. Sejumlah TNI datangi Polres Gorontalo

Beberapa saat setelah pemukulan itu, sejumlah anggota TNI mendatangi Polres Gorontalo.

Mereka meminta bertemu dengan dua anggota Polri , pelaku penganiayaan.

Para anggota TNI ini belum mengetahui bahwa pelaku bertugas di luar daerah.

Perdebatan antara anggota TNI dan polisi pun sempat memicu perhatian warga sekitar.

Video anggota TNI yang naik pitam ramai dibagikan di media sosial.

6. Pelaku dan korban berdamai

Kapten Suyono mengatakan, pelaku dan korban dipertemukan di Polres Gorontalo pada Kamis (5/6/2025) dini hari Wita.

Proses pendamaian ini dimediasi langsung oleh pimpinan Polri dan TNI di Gorontalo.

Sebelum itu, korban sempat melapor ke Polres Gorontalo pada malam kejadian.

Namun kini konflik telah dinyatakan selesai. Pihak korban tidak melanjutkan kasus ini ke ranah hukum.

7. Viral di media sosial

Sebelumnya, peristiwa ini sempat beredar di media sosial pada Rabu (5/6/2025) malam.

‎Dalam video yang dibagikan oleh akun medsos itu terdengar anggota TNI meminta anggota polri yang terlibat pengeroyokan untuk keluar.

Pemilik akun medsos juga menulis narasi bahwa perseteruan ini diduga disebabkan karena masalah asmara.

Akun Instagram gtlo.karlota mengunggah video sejumlah anggota TNI dan masyarakat memadati halaman Polres Gorontalo.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved