Senin, 23 Maret 2026

Ketupat Gorontalo

4 Alasan Utama Pacuan Kuda pada Lebaran Ketupat Gorontalo Nanti Batal Digelar

Event tahunan pacuan kuda dalam rangka perayaan tradisi Lebaran Ketupat 2026 di Gorontalo dipastikan batal digelar.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 4 Alasan Utama Pacuan Kuda pada Lebaran Ketupat Gorontalo Nanti Batal Digelar
TribunGorontalo.com
PACUAN KUDA - Suasana lintasan pacuan kuda dan karapan sapi di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Gorontalo, Jumat (4/4/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Pacuan kuda Gorontalo 2026 dalam rangka Lebaran Ketupat resmi dibatalkan oleh Pordasi Provinsi Gorontalo. 
  • Pembatalan dipicu oleh lemahnya koordinasi panitia, keterbatasan anggaran, minimnya dana operasional dan perizinan, serta kondisi arena yang tidak layak. 
  • Pordasi menyampaikan permohonan maaf dan berkomitmen melakukan evaluasi agar event dapat kembali digelar tahun depan.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Event tahunan pacuan kuda dalam rangka perayaan tradisi Lebaran Ketupat 2026 di Gorontalo dipastikan batal digelar.

Keputusan tersebut diambil oleh Pengurus Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Provinsi Gorontalo setelah melalui rapat bersama dengan Dinas Olahraga dan Pariwisata.

Pembatalan ini tertuang dalam surat resmi yang ditujukan kepada sejumlah pihak, termasuk pengurus pusat, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

Ketua Pordasi Gorontalo menyebutkan, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan berbagai aspek teknis, kesiapan panitia, hingga faktor keselamatan.

4 Alasan Pacuan Kuda Gorontalo Batal

Berikut empat alasan utama batalnya event pacuan kuda tahun ini:

1. Koordinasi Panitia Tidak Maksimal

Pelaksanaan kegiatan dinilai terkendala lemahnya koordinasi antara panitia, pengurus, dan pihak terkait. Hal ini berdampak pada tidak optimalnya persiapan teknis di lapangan.

2. Keterbatasan Anggaran Pemerintah

Dukungan dana dari pemerintah daerah disebut belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pelaksanaan event berskala besar seperti pacuan kuda

3. Minimnya Dana Operasional dan Perizinan

Selain anggaran utama, kegiatan juga terkendala tidak tersedianya dana operasional, termasuk untuk pengurusan izin keramaian dan kebutuhan teknis lainnya. 

4. Kondisi Arena Pacuan Tidak Layak

Faktor keselamatan menjadi perhatian serius. Sejumlah fasilitas seperti pagar lintasan dilaporkan rusak dan dinilai membahayakan kuda, joki, maupun penonton jika kegiatan tetap dipaksakan. 

Sudah Jadi Tradisi Tahunan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved