Sabtu, 7 Maret 2026

Polisi Keroyok TNI

Bukan Masalah Asmara, 2 Polisi Keroyok Anggota TNI Gorontalo karena Tersinggung Perkataan Korban

Belakangan beredar video sejumlah anggota TNI menggeruduk Polres Gorontalo pada Rabu (5/6/2025) malam.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Bukan Masalah Asmara, 2 Polisi Keroyok Anggota TNI Gorontalo karena Tersinggung Perkataan Korban
Tangkapan layar Instagram @gtlo.karlota
TNI DIKEROYOK - Potret sejumlah anggota TNI Gorontalo mendatangi Polres Gorontalo pada Rabu (5/6/2025). Belakangan beredar video anggota TNI dikeroyok oleh dua anggota Brimob. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Belakangan beredar video sejumlah anggota TNI menggeruduk Polres Gorontalo pada Rabu (5/6/2025) malam.

‎Dalam video yang dibagikan oleh akun medsos itu terdengar anggota TNI meminta Brimob yang terlibat pengeroyokan untuk keluar.

Pemilik akun medsos juga menulis narasi bahwa perseteruan ini diduga disebabkan karena masalah asmara.

Disclaimer : Artikel ini mengalami perubahan. Pelaku bukan lagi anggota Brimob Polda Papua tapi sudah bertugas di reserse Polda Papua.

Akun Instagram gtlo.karlota mengunggah video sejumlah anggota TNI dan masyarakat memadati halaman Polres Gorontalo.

"VIRAL!!! BEREDAR VIDEO AMATIR BAKU SAPU ANTARA PARA PERSONIL TNI VS BRIMOB DI POLRES GORONTALO, DIDUGA SEMENTARA KARENA ASMARA"

Hingga pukul 10.16 Wita, Kamis (5/6/2025), video unggahan tersebut telah disukai 2.177 pengguna Instagram, dan dikomentari ratusan warganet.

"Ngana lia itu adek, demi ngana ini nou," komentar warganet.

"Kita dengar 1 vs 1 tni vs Brimob, tni kalah langsung pangge dpe taman," tulis akun lain.

Beberapa warganet mengaku menyaksikan langsung insiden ini namun tidak mengetahui apa masalahnya.

Bahkan ada yang sempat melewati Polres Gorontalo tapi takut mendekat karena disangka swiping.

Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Anggota TNI Gorontalo Dikeroyok 2 Brimob Papua Barat Bersama 7 Warga

Keterangan pihak TNI

Kepala Penerangan Korem 133/Nani Wartabone Kapten Inf Suyono membantah narasi konflik yang terjadi di kawasan Polres Gorontalo disebabkan masalah asmara.

Menurut Suyono, insiden yang terjadi di area perumahan kawasan Polres Gorontalo itu hanya kesalahpahaman antara pelaku dan korban.

‎“Sudah selesai, tidak ada teriak-teriak di Polres. Ini hanya salah paham, tidak ada motif asmara,” ujar Kapten Inf Suyono kepada TribunGorontalo.com, Kamis (5/6/2025).

‎Kapten Inf Suyono menjelaskan insiden bermula ketika anggota TNI menaiki becak motor (bentor) yang dikemudikan  oleh Ical.

‎Saat hendak memasuki perumahan di kawasan Polres Gorontalo, jalanan terhalang beberapa sepeda motor.

‎Anggota TNI itu kemudian meminta pemilik sepeda motor untuk memindahkan kendaraannya.

‎Namun, dua anggota Polri yang berada di lokasi justru tersinggung karena permintaan anggota TNI itu.

 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved