Jumat, 3 April 2026

Objek Wisata Gorontalo

Nggak Perlu Naik Gunung, Anak Muda Pilih Camping di Bucer Gorontalo

Di antara gelapnya perbukitan, cahaya dari tenda-tenda dan lentera sederhana milik pengunjung menambah suasana hangat yang sulit ditemukan

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Nggak Perlu Naik Gunung, Anak Muda Pilih Camping di Bucer Gorontalo
TribunGorontalo.com
CAMPING - Lampu kota berkelip dari kejauhan, berpadu dengan hangatnya cahaya tenda di Bukit Bumi Cerah. Angin malam yang sejuk bikin obrolan sederhana terasa lebih lama dan berkesan 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Malam perlahan turun di Bukit Bumi Cerah.

Dari ketinggian, gemerlap lampu Kota Gorontalo tampak seperti hamparan bintang yang jatuh ke bumi. 

Di antara gelapnya perbukitan, cahaya dari tenda-tenda dan lentera sederhana milik pengunjung menambah suasana hangat yang sulit ditemukan di tengah hiruk pikuk kota.

Beberapa tenda berdiri di tepi bukit. Sekelompok anak muda terlihat duduk melingkar, bercengkerama santai.

Ada yang sibuk dengan ponsel, ada pula yang hanya menikmati angin malam yang berembus pelan.

VIRAL - Bumi Ceria, obyek wisata baru di pegunungan Desa Bulotalangi, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango, Minggu (2/1/2021).
VIRAL - Bumi Ceria, obyek wisata baru di pegunungan Desa Bulotalangi, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango, Minggu (2/1/2021). (Tribungorontalo.com/apris)

 Udara yang lebih dingin dibanding kawasan perkotaan menjadi pelengkap suasana camping yang terasa sederhana, tapi justru itu yang dicari.

Dari atas bukit, panorama malam benar-benar memanjakan mata. 

Lampu rumah warga membentuk pola tak beraturan, membentang dari Bone Bolango hingga Kota Gorontalo dan sebagian wilayah Kabupaten Gorontalo.

Lanto Ibrahim, salah satu pengunjung, mengaku memilih Bukit Bumi Cerah karena aksesnya yang mudah. 

Bersama teman-temannya, ia datang tanpa perlu repot mendaki seperti ke gunung pada umumnya.

Baca juga: Heboh! Iran Ancam Bongkar Nama-Nama ‘Dalang Keuangan’ Amerika di Balik Kebijakan Perang

“Yang bikin beda di sini itu aksesnya mudah. Tidak perlu mendaki jauh, motor bisa sampai di atas. Jadi orang yang tidak mau capek tetap bisa menikmati suasana di puncak,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Kemudahan tersebut menjadi alasan utama kawasan ini digemari anak muda. Tidak perlu tenaga ekstra, tapi tetap bisa merasakan suasana alam dari ketinggian.

“Biasanya kalau ke gunung harus parkir jauh lalu jalan lagi. Di sini tidak, itu yang bikin banyak orang suka datang,” tambahnya.

Tak hanya soal akses, fasilitas yang tersedia juga menjadi daya tarik. Kamar mandi dan toilet tersedia cukup banyak, sehingga pengunjung tidak perlu antre meski suasana sedang ramai.

“Fasilitasnya lengkap, kamar mandi banyak, jadi walaupun ramai tidak terlalu antre. Itu penting kalau camping,” jelas Lanto.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved