Jumat, 3 April 2026

Jumat Agung di Gorontalo

Perjamuan Kudus Dua Sesi di GPIG Imanuel Gorontalo, Jemaat Diberi Ruang Ibadah Lebih Khusyuk

Peringatan Jumat Agung di GPIG Jemaat Imanuel, Kota Gorontalo, tahun ini diwarnai pelaksanaan Perjamuan Kudus dalam dua sesi.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Perjamuan Kudus Dua Sesi di GPIG Imanuel Gorontalo, Jemaat Diberi Ruang Ibadah Lebih Khusyuk
TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga
GPIG IMANUEL--Suasana di GPIG Imanuel Kota Gorontalo, Jumat (3/4/2026). Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga. 

Ringkasan Berita:
  • GPIG Imanuel Gorontalo menggelar Perjamuan Kudus dalam dua sesi pada peringatan Jumat Agung.
  • Pembagian sesi dilakukan untuk mengakomodasi jumlah jemaat agar ibadah berlangsung tertib dan khusyuk.
  • Momen ini menjadi bagian penting refleksi iman menjelang perayaan Paskah.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Peringatan Jumat Agung di GPIG Jemaat Imanuel, Kota Gorontalo, tahun ini diwarnai pelaksanaan Perjamuan Kudus dalam dua sesi.

Pembagian waktu tersebut dijadwalkan pada pukul 14.00 Wita dan 17.00 Wita, sebagai bagian dari rangkaian ibadah memperingati wafatnya Yesus Kristus sekaligus menyongsong Paskah.

Ketua Panitia Hari Raya Gerejawi, Vita Karepouwan, menjelaskan keputusan ini diambil untuk menyesuaikan dengan jumlah jemaat yang cukup banyak agar ibadah tetap berjalan tertib.

“Perjamuan Kudus akan dilaksanakan dalam dua sesi supaya jemaat bisa mengikuti dengan lebih tertata dan penuh penghayatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Perjamuan Kudus memiliki makna penting dalam ibadah Jumat Agung karena menjadi momen refleksi mendalam bagi umat Kristiani.

Melalui prosesi ini, jemaat diajak merenungkan pengorbanan Yesus Kristus yang wafat di kayu salib demi menebus dosa manusia.

Sejak pagi, suasana ibadah di gereja tersebut telah berlangsung khusyuk. Rangkaian kegiatan dimulai dari doa bersama, pembacaan Alkitab, hingga puji-pujian.

Menjelang pelaksanaan Perjamuan Kudus, kondisi di sekitar gereja tetap tertib dengan jemaat yang mulai bersiap mengikuti prosesi pada siang hingga sore hari.

Bagi banyak jemaat, Perjamuan Kudus menjadi bagian paling dinanti dalam rangkaian ibadah Jumat Agung.

Olivia Regina mengaku telah mempersiapkan diri secara khusus untuk mengikuti prosesi tersebut.

“Perjamuan Kudus selalu jadi momen yang paling menyentuh, karena di situ kita benar-benar diajak merenungkan pengorbanan Tuhan Yesus,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Henok Singa. Ia menilai Perjamuan Kudus bukan sekadar ritual, melainkan bagian dari persiapan iman menuju perayaan Paskah.

“Ini menjadi momen untuk menenangkan diri dan mempersiapkan hati sebelum kita merayakan kebangkitan Tuhan,” katanya.

Selain itu, ibadah Jumat Agung juga diisi dengan drama penyaliban Yesus Kristus yang diperankan pemuda gereja, menambah suasana reflektif bagi jemaat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved