Jumat Agung di Gorontalo
Perjamuan Kudus Dua Sesi di GPIG Imanuel Gorontalo, Jemaat Diberi Ruang Ibadah Lebih Khusyuk
Peringatan Jumat Agung di GPIG Jemaat Imanuel, Kota Gorontalo, tahun ini diwarnai pelaksanaan Perjamuan Kudus dalam dua sesi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GPIG-IMANUEL-Suasana-di-GPIG-Imanuel-Kota-Gorontalo-Jumat-342026.jpg)
Tak hanya menjadi tempat ibadah, GPIG Imanuel juga memiliki peran penting dalam sejarah perkembangan umat Kristen Protestan di Gorontalo.
Keberadaan jemaat ini telah berlangsung sejak awal abad ke-20, seiring tumbuhnya komunitas Kristen di wilayah tersebut.
Dalam perjalanannya, gereja ini berkembang menjadi salah satu jemaat utama dalam lingkup Gereja Protestan di Indonesia Gorontalo (GPIG).
Bangunannya pun dikenal masih mempertahankan bentuk lama, dengan arsitektur sederhana dan dominasi material kayu di bagian interior seperti bangku jemaat dan mimbar.
Ruang ibadah yang terbuka membuat pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan nyaman bagi jemaat.
Seiring waktu, GPIG Imanuel juga menjadi pusat pembinaan iman bagi berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Beragam kegiatan rutin digelar, seperti sekolah minggu, pembinaan pemuda, hingga perayaan hari besar keagamaan.
Di tengah masyarakat Kota Gorontalo yang majemuk, gereja ini turut berperan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.
Setiap perayaan besar, termasuk Jumat Agung dan Paskah, selalu mendapat perhatian untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.
Dengan pelaksanaan Perjamuan Kudus yang telah dipersiapkan, jemaat diharapkan dapat semakin mendalami makna pengorbanan Yesus Kristus serta menyambut Paskah dengan penuh sukacita. (*/Jefri)