Kamis, 5 Maret 2026

Berita Nasional

Kasus Covid-19 Merebak Lagi di Negara Asia Tenggara, Indonesia Segera Ambil Langkah Cepat

Covid-19 kini menyerang wilayah Asia Tenggara. Salah satu diantaranya adalah Singapura dan Thailand. Lantas bagaimana dengan Indonesia?

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Kasus Covid-19 Merebak Lagi di Negara Asia Tenggara, Indonesia Segera Ambil Langkah Cepat
Pixart.com/https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/
ILUSTRASI VIRUS - Covid-19 mulai merebak sejak awal Mei 2025 di negara Asia Tenggara. Lalu bagaimana dengan Indonesia? 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Covid-19 kini menyerang wilayah Asia Tenggara.

Salah satu diantaranya adalah Singapura dan Thailand.

Kedua negara itu melaporkan kasus Covid-19 dinegaranya kian melonjak sejak awal Mei 2025.

Tak hanya itu, Malaysia pun telah mengeluarkan peringatan waspada Covid-19.

Baca juga: Ingin Kuliah Gratis dan Jadi CPNS Tanpa Seleksi UTBK? Ini 28 Sekolah Kedinasan yang Bisa Dicoba

Dilansir dari Kompas.com, pada pertengahan Mei 2025, Malaysia sempat mengeluarkan peringatan waspada karena peningkatan kasus tersebut. 

Peringatan ini dikeluarkan Menteri Kesehatan Malaysia, Dzulkefly Ahmad, merespons tingginya penularan Covid-19 di Singapura dan Thailand. 

"Malaysia mencatat rata-rata sekitar 600 kasus per minggu, jauh di bawah ambang batas kewaspadaan nasional," tulisnya di media sosial X, Sabtu (17/5/2025). 

Ia juga menegaskan, tidak ada laporan kematian akibat Covid-19 di Malaysia sepanjang 2025 sejauh ini.

Situasi berbeda terlihat di negara tetangga. 

Baca juga: Catat! Diskon Tarif Listrik 50 Persen Resmi Berlaku 5 Juni 2025, Cek Cara Dapatnya di PLN Mobile

Thailand melaporkan lebih dari 16.600 kasus baru dan enam kematian dalam periode 4-10 Mei. 

Sementara itu, Singapura mengalami lonjakan kasus menjadi 14.200 selama 27 April-3 Mei, naik dari 11.100 kasus pada pekan sebelumnya. 

Tercatat ada 133 pasien yang dirawat di rumah sakit. 

Sejak awal tahun ini hingga 10 Mei, Malaysia mencatat total 11.727 kasus Covid-19. 

Angka tertinggi tercatat pada awal tahun, kemudian menurun dan stabil dalam beberapa minggu terakhir. 

Baca juga: Mulai 1 Juni 2025 Harga BBM Non Subsidi Turun, Ini Daftar Lengkap di Seluruh Wilayah

Pemerintah "Negeri Jiran" pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, segera mencari bantuan medis jika mengalami gejala, serta melindungi kelompok rentan. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved